Gegara Politik, Mendag Sebut IA-CEPA tak Diteken Tahun ini

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
20 December 2018 - 19:37
Gegara Politik, Mendag Sebut IA-CEPA tak Diteken Tahun ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita akhirnya memastikan Perjanjian Kerja Sama Komprehensif Indonesia-Australia (IA CEPA) tidak mungkin ditandatangani di sisa tahun ini.

"Nggaklah. Tahun ini mereka juga sudah libur akhir tahun. Tapi kapan waktunya, Menteri Luar Negeri (Retno Marsudi) yang akan atur karena kebijakan politik luar negeri ada di bu menlu," kata Enggar di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/12/2018).




Kendati demikian, Mendag tidak mau memerinci lebih lanjut masalah politik luar negeri yang kini menghambat ditandatanganinya perjanjian dagang yang akan membuka keran ekspor manufaktur, khususnya otomotif ke Negeri Kanguru.

"Bu Menlu tahu apa yang harus dilakukan, [ini ranah] antarsesama Menlu untuk bicaralah," jawabnya singkat.

Gegara Politik, Mendag Pastikan RI-Australia CEPA tak DitekenFoto: CNBC Indonesia/Muhammad Sabki


Seperti diketahui, perjanjian dagang IA CEPA yang sudah tinggal ditandatangani di depan mata harus tertunda berlarut-larut. Pemicunya adalah pernyataan Perdana Menteri Australia Scott Morrison yang hendak memindahkan kedutaan besar Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Hal itu lantas mengisyaratkan bahwa Australia mengakui Yerusalem sebagai ibukota tunggal Israel. Di sisi lain, salah satu prioritas kebijakan luar negeri Indonesia memang mendukung Palestina sebagai suatu negara. Sehingga komentar PM Morrison tersebut tentu tidak mendapat tempat di Jakarta.

Namun, Enggar beberapa waktu lalu berbicara kepada Reuters dan mengungkapkan keyakinannya bahwa perjanjian IA CEPA akan tetap ditandatangani di tahun ini. "Tidak ada hal seperti itu [penundaan penandatanganan]," kata Enggar.

[Gambas:Video CNBC]



(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading