IA-CEPA Resmi Diteken, Dua Kampus Australia ini Siap Masuk RI

News - Rehia Indrayanti Beru Sebayang, CNBC Indonesia
04 March 2019 19:20
IA-CEPA Resmi Diteken, Dua Kampus Australia ini Siap Masuk RI
Jakarta, CNBC Indonesia - Dua universitas paling bergengsi di Australia sedang mempertimbangkan untuk membuka kampus-kampus baru di Indonesia. Ini setelah Australia dan Indonesia menandatangani Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia (IA-CEPA) di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Kesepakatan yang masih harus diratifikasi oleh parlemen kedua negara itu akan mencakup perdagangan barang dan jasa, perdagangan elektronik, aturan investasi, dan akan menghilangkan 100% tarif impor ke Australia dan 94% bea masuk ke Indonesia dari waktu ke waktu.

Dalam jangka pendek, kesepakatan itu akan memberikan peluang yang semakin besar bagi petani Australia untuk memungkinkan mereka menjual lebih banyak daging sapi, ternak hidup, pakan ternak, kentang, dan produk lainnya ke Indonesia.


Jumlah orang Indonesia yang dapat mengambil liburan sembari kerja di Australia juga akan meningkat menjadi 6.000 orang setiap tahun, sementara para eksportir minyak, furnitur, ban dan alas kaki Indonesia juga akan mendapat manfaat begitu kesepakatan disahkan.

Namun di sisi lain, kesepakatan itu akan memungkinkan universitas-universitas Australia untuk mempertahankan kepemilikan mayoritas hingga 67% di kampus Indonesia, naik dari batas saat ini yang sebesar 40%.



Mengutip The Sydney Morning Herald, hal itu membuat wakil rektor dari dua universitas dari delapan universitas terbesar Australia (G8), yaitu Monash University (Melbourne) dan Western Australia University (Perth), mempertimbangkan rencana untuk melakukan ekspansi ke Indonesia.

Wakil Rektor Monash University Margaret Gardner mengatakan kepada The Age dan Sydney Morning Herald bahwa universitasnya sedang mempertimbangkan membuka kampus baru di Indonesia.

"Monash telah terlibat dari waktu ke waktu di Indonesia dan ini telah memberi kami pondasi yang baik. Kami sekarang telah membuka kantor di Indonesia," katanya, seraya menambahkan bahwa Monash telah memiliki kampus di Malaysia, China dan India.

"Dari perjanjian perdagangan bebas baru ini, sejauh itu membuatnya lebih mudah untuk membangun kampus pendidikan di Indonesia, saya akan sangat terkejut jika tidak ada universitas yang secara aktif mempertimbangkan kemungkinan membuka kampus sekarang. Tentu saja Monash mempertimbangkannya," katanya.

IA-CEPA Resmi Diteken, Dua Kampus Australia ini Siap Masuk RIFoto: Monash University (Monash.edu)


Wakil Rektor Western Australia University Dawn Freshwater mengatakan ada dorongan yang tumbuh dari semua universitas anggota G8 di Australia untuk membangun hubungan pendidikan yang lebih besar antara kedua negara.

"Apa yang kami lihat adalah hubungan bilateral dengan penyedia pendidikan di dalam negeri dan itu mungkin berarti kampus satelit, mengingat kami [penyedia pendidikan] adalah industri ekspor terbesar ketiga di Australia, maka setiap manfaat potensial bagi universitas adalah bermanfaat bagi Australia," katanya.

IA-CEPA Resmi Diteken, Dua Kampus Australia ini Siap Masuk RIFoto: Western Australia University (Wikipedia)


(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading