Pengangguran & Kemiskinan Naik, Begini Ramalan INDEF di 2019

News - Herdaru Purnomo, CNBC Indonesia
29 November 2018 10:34
Pengangguran & Kemiskinan Naik, Begini Ramalan INDEF di 2019
Jakarta, CNBC Indonesia - Institute for Development of Economic and Finance (INDEF) meramalkan kondisi ekonomi di tahun politik. Beberapa indikator menunjukkan ekonomi Indonesia masih lemah.

Dalam Proyeksi Ekonomi Indonesia 2019 yang dikeluarkan INDEF seperti dikutip CNBC Indonesia, Kamis (29/11/2018) lembaga riset tersebut meramalkan ekonomi hanya tumbuh 5%.

"Secara umum menggambarkan tantangan peningkatan kinerja perekonomian semakin tidak ringan," jelas INDEF dalam risetnya.


Tantangan dari eksternal alias global masih cukup berat. INDEF Mencatat setidaknya 3 tantangan yang harus dihadapi Indonesia.

Pengangguran & Kemiskinan Naik, Begini Ramalan INDEF di 2019Foto: Infografis; Pertumbuhan Ekonomi 2019 (INDEF)


Pertama, meluasnya eskalasi perang dagang. Kedua, kenaikan suku bunga acuan AS serta bunga global. Dan Ketiga, fluktuasi harga minyak dunia.

Sementara, nilai tukar rupiah diproyeksikan masih berada di atas Rp 15.000/US$. INDEF melihat nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan berada di Rp 15.250/US$.

Ada 4 poin yang menyebabkan rupiah masih cukup lemah tahun 2019. Di antaranya karena melebarnya neraca defisit transaksi berjalan, berlanjutnya isu perang dagang, dan hiruk pikuk Pilpres 2019 yang akan mewarnai persepsi investor di pasar uang terhadap stabilitas politik.

Sementara untuk kemiskinan dan pengangguran diramal akan terjadi kenaikan. Angka kemiskinan bakal kembali double digit di angka 10% setelah pada September 2018 berada di 9,8%.

Sedangkan angka pengangguran bakal naik ke 5,3% setelah data terakhir menunjukkan berada di 5,1%.

"Kemiskinan faktor utamanya, harga sejumlah kebutuhan pokok yang naik dan efektifitas program juga menjadi salah satu penyebab utama relatif masih tingginya tingkat kemiskinan tahun depan," jelas INDEF.

Sementara pengangguran sulit turun karena semakin menurunnya kualitas pertumbuhan ekonomi dalam menyerap tenaga kerja. Sebagai akibat stagnasi pertumbuhan sektor-sektor tradable.


(wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading