7 Bidang Usaha Dapat Relaksasi DNI, Ini Kata ESDM

News - Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
19 November 2018 19:22
Tujuh bidang usaha di ESDM dapat relaksasi DNI, ini kata Kementerian
Jakarta, CNBC Indonesia- Pemerintah melakukan relaksasi terhadap daftar negatif investasi (DNI). Hasil dari relaksasi itu menyatakan ada 54 bidang usaha yang dipermudah agar investasi asing bisa semakin mengalir ke RI.



Dalam relasaksasi DNI tersebut, ada tujuh sektor yang menyangkut sektor ESDM, yakni:


1. Jasa konstruksi migas
2. Jasa survei panas bumi
3. Jasa pemboran migas di laut
4. Jasa pembotan panas bumi
5. Jasa pengoperasian dan pemeliharaan panas bumi
6. Pembangkit listrik >10 mw
7. Pemeriksaan dan pengajuan instalasi tenaga listrik atas instalasi penyediaan tenaga listrik atau pemanfaatan tenaga listrik tegangan tinggi/ekstra tinggi

Menanggapi hal ini, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan, pihaknya masih perlu waktu untuk mempelajari lebih lanjut.

"Saya akan pelajari dulu lebih dalam lagi," ujar Arcandra kepada media saat dijumpai di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (19/11/2018).

Sebelumnya, Sekretaris Kemenko Perekonomian Susiwijono, memaparkan ke-54 bidang usaha yang dikeluarkan dari DNI tersebut  dibagi ke dalam empat kelompok. 

"Intinya ada kelompok A, B, C, D, dan E. Di mana masing-masing kelompok akan berbeda perlakuannya di DNI 2018," kata dia, Senin (19/11/2018).

Adapun, dalam kelompok E, terdapat 25 bidang usaha, yang kepemilikan PMA-nya ditingkatkan menjadi 100%. Tak hanya PMA, bidang usaha di kelompok E ini juga dibuka untuk PMDN dan UMKM jika mampu bersaing.

Ke-25 bidang usaha kelompok E ini, terdiri dari tujuh bidang usaha di sektor ESDM, satu bidang usaha di sektor kehutanan (yakni pariwisata alam), satu bidang usaha di sektor perdagangan (yakni jasa survey dan penilaian pasar), dua bidang usaha di sektor pariwisata, dua bidang usaha di sektor perhubungan, delapan bidang usaha di sektor kominfo, satu bidang usaha di ketenagakerjaan, dan tiga bidang usaha di kesehatan.
(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading