Esemka Harus Lalui Tahapan Berat Sebelum Diproduksi Massal

News - Arys Aditya, CNBC Indonesia
25 October 2018 14:14
Esemka Harus Lalui Tahapan Berat Sebelum Diproduksi Massal
Jakarta, CNBC Indonesia - Pengembangan mobil dari produksi dalam negeri alias mobil nasional, seperti Esemka, memiliki tantangan super berat dan butuh komitmen yang konsisten dalam jangka panjang.

Praktisi otomotif senior yang juga Presiden Direktur Hyundai Mobil Indonesia, Mukiat Sutikno, mengungkapkan mobil Esemka yang sempat digadang-gadang menjadi merek Indonesia akan melalui jalan terjal sebelum bisa diproduksi secara massal dan komersial.

"Di luar isu politiknya, Esemka tentu harus melalui tahap research and development (RnD) yang sangat detail dan berat, terutama engine dan safety-nya, karena itu kan jadi reputasi Indonesia juga," kata Mukiat ketika dihubungi, Kamis (25/10/2018).



Ia mengatakan, komitmen dari Pemerintah untuk membuat mobil nasional tidak boleh setengah-setengah dan putus, apabila ingin menjadikan Esemka menjadi merek otomotif Indonesia.

Namun demikian, ia menyebut ada beberapa opsi untuk mempercepat mimpi Indonesia memiliki mobil nasional. Pertama, membeli pabrikan yang sudah mapan.


Mukiat mencontohkan merek nasional China, Geely, yang membeli Volvo dari Ford Motors pada 2009. Dengan akuisisi tersebut, Geely bisa mengadopsi teknologi dan RnD Volvo.
Berikutnya, bekerja sama juga dengan pabrikan. Hal ini, tuturnya, dilakukan oleh mobil nasional Vietnam, VinFast Automotive Group, yang menjalin kerja sama dengan General Motors.

"Bahkan CEO Vinfast Jim DeLuca itu kan orang GM juga."


Ia menyebut, cara-cara tersebut akan memperpendek waktu yang dibutuhkan apabila Indonesia memang bermimpi memiliki merek mobil nasional seperti Malaysia yang memiliki Proton.

"Mungkin sekitar 3-5 tahun kita sudah punya merek nasional yang lolos Euro 4," ungkap Presiden Direktur Hyundai Mobil Indonesia ini.

Sebelumnya, Isu produksi mobil nasional yang mengarah pada merek mobil Esemka kembali menghangat menjadi isu politik menjelang gelaran Pemilihan Umum 2019.

Presiden Joko Widodo menyatakan tidak ada sangkut pautnya lagi dengan mobil Esemka yang turut melambungkan namanya sebagai walikota Solo. Namun, ia mengaku akan datang dan meresmikan apabila mobil buatan anak negeri itu jadi diproduksi secara komersial. (ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading