2 Pasar Tradisional Direvitalisasi, Total Biaya Rp 438 M

News - Exist In Exist, CNBC Indonesia
20 August 2018 12:23
2 Pasar Tradisional Direvitalisasi, Total Biaya Rp 438 M
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Perdagangan meminta bantuan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk melaksanakan proyek pembangunan Pasar Atas di Bukittinggi dan revitalisasi Pasar Johar di Semarang dengan total biaya konstruksi senilai Rp 438,4 miliar.

"Ini bentuk kerja sama antar kementerian lembaga, kami minta bantuan Menteri PUPR. Semua pembangunan kita minta tolong karena pasti akan lebih baik, lebih cepat, lebih efisien. Masih ada enam lagi yang mau direvitalisasi sampai akhir tahun. Tapi nanti kita lihat," kata Menteri Pedagangan Enggartiasto Lukita di Kementerian PUPR, Senin (20/8/2018).

Untuk itu, pada hari ini Kementerian PUPR melakukan penandatanganan kontrak kedua pasar tersebut dengan kontraktor yang akan melaksanakan pembangunan.


Direktur Bina Penataan Bangunan Ditjen Cipta Karya Iwan Suprijanto menyebutkan proyek pembangunan Pasar Atas di Bukit Tinggi akan dilaksanakan oleh KSO PT Brantas Abipraya dan PT Penta Rekayasa dengan kontrak tahun jamak selama 495 hari dan alokasi biaya konstruksi sebesar Rp 292,3 miliar.


"Ini adalah pasar bersejarah di Bukit Tinggi untuk aktivitas ekonomi. Pasar Atas ini ditargetkan selesai pada 27 Desember 2019 dan [dibangun] menggunakan konsep gedung hijau yang selaras dengan citra kawasan dan sebagai kawasan budaya," ujarnya.

Sementara itu, proyek Revitalisasi Pasar Johar bagian tengah dan utara dengan nilai konstruksi sebesar Rp 146,1 miliar akan dilaksanakan oleh PT Nindya Karya Persero wilayah II dengan kontrak tahun jamak 480 hari.

"Pasar Johar Kota Semarang adalah bangunan bersejarah dan merupakan pusat ekonomi di semarang yang ditargetkan selesai 8 Desember 2018 dengan pelestarian bangunan cagar budaya," jelasnya. (ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading