Melihat Sejarah Kesuksesan Keluarga Terkaya di Planet Bumi

News - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
18 August 2018 14:10
Melihat Sejarah Kesuksesan Keluarga Terkaya di Planet Bumi
Jakarta, CNBC Indonesia - Saham Walmart melonjak lebih dari 10% pada hari Kamis lalu di tengah berita laporan laba kuartalan. Ahli waris Walmart sekarang memiliki kekayaan gabungan sebesar US$ 163,2 miliar, dan artinya mengalahkan kekayaan dari Jeff Bezos, Bill Gates, dan Warren Buffett.

Ahli waris dari pendiri Walmart, Sam Walton adalah pemilik Walton Enterprises, yang merupakan pemegang saham terbesar perusahaan dan alasan di balik kekayaan mereka. Perusahaan ritel terbesar di dunia ini mengalami pendapatan penjualan tahunan sebesar US$ 500 miliar dari hampir 12.000 toko di seluruh dunia.

Sam Walton semasa muda sudah menjadi tulang punggung keluarganya. Dia harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan hidup meski harus menjual majalah dan mengirimkan beberapa surat kabar.


Terlahir dari keluarga petani yang sederhana, Sam pun juga turut membantu keluarganya dengan memerah sapi di peternakan. Kemudian menjualnya kepada para pelanggan.

Sam dewasa pun menempuh pendidikan di University Missouri dan lulus pada 1940 dengan gelar sarjana ekonomi. Dia pun bergabung dengan Korps Intelijen Angkatan Darat AS untuk mengawasi keamanan di pabrik pesawat terbang dan tahanan perang.

Berangkat dari akhir karir menjadi kapten, Sam Walton menikahi Helen Robson pada 14 February 1943. Dia kemudian meminjam sejumlah uang dari mertuanya dan membeli toko roti Ben Franklin di Newport, Arkansas, pada 1945.

Toko tersebutlah yang menjadi cikal bakal waralaba rantai toko ritel nya. Setelah sukses dengan manajemen ritel, pada awal 1960an Walton bersama dengan saudaranya James, membuka 15 waralaba Ben Franklin dan satu toko independen.
Melihat Sejarah Kesuksesan Keluarga Terkaya di Planet BumiFoto: IST via CNBC International

Walton kemudian membuka gerai yang lebih besar bersama saudaranya James. Mereka memutuskan untuk membuka toko pertama, Wal-Mart pada 2 Juli 1962 di Rogers, Arkansas. Saudara-saudara Walton pun bekerja sama dengan Stefan Dasbach untuk mengembangkan bisnis mereka.

Menariknya, perusahaan keluarga ini pun memiliki kunci sukses yakni menjaga harga barang lebih murah. Tidaklah heran, Walton kemudian mencari produk dari produsen Amerika yang bisa memasok barang dagangan ke seluruh rantai Wal-Mart dengan harga sangat rendah guna menghalau kompetitor.

Hanya dalam beberapa tahun, beberapa toko Wal-Mart pun telah hadir di seluruh penjuru negeri, dan pada periode 1967 keluarga Walton memiliki 24 toko. Walton pun secara resmi menggabungkan perusahaannya di bawah Wal-Mart Stores, Inc.

Kenaikan saham tersebut meningkatkan kekayaan kolektif Walton sebesar US$ 13 miliar pada Kamis. Bahkan, tujuh anggota keluarga Walton memiliki kekayaan senilai sekitar US$ 174 miliar.
(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading