Dihargai Triliunan Rupiah, Kiper Kini Jadi Primadona Baru

News - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia 09 August 2018 10:08
Dihargai Triliunan Rupiah, Kiper Kini Jadi Primadona Baru
Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa transfer musim panas sepakbola Eropa selalu menarik. Musim ini, yang menarik adalah muncul idola baru yaitu para penjaga gawang alias kiper. 

Dalam sepakbola, mungkin kiper adalah posisi yang kurang mendapat sorotan. Maklum, seorang kiper lebih sering jaga kandang di posisinya sehingga kurang terekspos saat pertandingan. 

Sejak penghargaan Ballon d'Or diperkenalkan sebagai pengakuan terhadap pemain terbaik dunia pada 1956, hanya satu kiper yang mampu merengkuh gelar tersebut yaitu Lev Yashin. Hal tersebut memperlihatkan bahwa insan sepakbola dunia memang kurang peka terhadap kemampuan para shot-stopper. 


Namun seiring perjalanan, pandangan dunia berubah. Kiper menjadi semakin penting dalam skema permainan. Dalam sepakbola modern, kiper bukan lagi sekedar shot-stopper tetapi menjadi metronom penentu tempo permainan. 

Selepas melakukan penyelamatan, kini seorang kiper dituntut untuk bisa mendistribusikan bola dengan matang dan menentukan jalannya serangan. Pelatih-pelatih top seperti Josep 'Pep'Guardiola memegang teguh prinsip ini, menjadikan kiper sebagai salah satu komponen pembangun serangan.  

Itulah alasan Guardiola ngotot mendatangkan kiper yang dinilainya memiliki kemampuan tersebut. Pilihan Guardiola jatuh kepada Ederson Moraes. Manajemen Manchester City pun memenuhi permintaan sang manajer dengan mendatangkan Ederson dari Benfica dengan biaya yang lumayan mahal yaitu 40 juta euro (Rp 669,28 miliar dengan kurs sekarang). Kisah kedatangan Ederson ke Manchester City musim lalu menjadi awal gelombang kiper-kiper berharga mahal.  

Musim ini, kegandrungan klub-klub papan atas terhadap posisi kiper semakin besar. Selepas Piala Dunia 2018, Liverpool sukses mendatangkan Alisson Becker dari AS Roma dengan biaya fantastis yaitu 72,5 juta euro (Rp 1,21 triliun). Kiper utama Brasil di Rusia 2018 tersebut menjadi kiper termahal dunia, mematahkan rekor 17 tahun Gianluigi Buffon kala diboyong Juventus dan Parma dengan mahar 51,6 juta euro (Rp 867,75 miliar). 

Namun, rekor Alisson hanya berumur tidak sampai sebulan. Chelsea, yang awalnya mengincar Alisson, mendatangkan kiper muda asal Spanyol yang namanya agak asing yaitu Kepa Arrizabalaga.

Si Biru membajak Kepa dari Athletic Bilbao dengan membayar lunas klausul pelepasan (release clause) senilai 80 juta euro atau setara Rp 1,34 triliun. Chelsea mengambil Kepa tanpa ditawar dan menjadikannya sebagai kiper termahal dunia mematahkan rekor Alisson. 

Kiper 23 tahun itu akan diplot sebagai penjaga gawang utama menggantikan Thibaut Courtois yang 'membelot' ke Real Madrid. Courtois, kiper terbaik di Piala Dunia 2018, mogok latihan selama 2 hari karena memang ingin merapat ke ibukota Spanyol. 

Chelsea pun terpaksa melepas Courtois dengan biaya yang relatif murah' yaitu sekitar 39 juta euro (Rp 648,79 miliar). Lebih baik dapat uang 'receh' ketimbang harus merelakan Courtois pergi secara gratis akhir musim depan karena kontraknya sudah habis. 

Sejauh ini, para kiper mendominasi cerita di bursa transfer musim panas jelang musim 2018/2019. Semoga ini menyadarkan dunia bahwa kiper adalah posisi mulia yang patut mendapat apresiasi lebih tinggi.

TIM RISET CNBC INDONESIA


(aji/aji)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading