Sindir King James, Trump Diserang Beruntun oleh Pemain NBA

News - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
05 August 2018 13:06
Presiden Donald Trump menyindir isi dari wawancara antara LeBron James dan Don Lemon.
Jakarta, CNBC Indonesia - LeBron James memang belum merespons sindiran Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tentang kecerdasannya. Tapi, James mendapat dukungan penuh dari sesama pemain NBA.

Sebelumnya, Trump menyindir James dalam sebuah cuitan di hari Jumat (3/8/2018) malam, beberapa hari setelah wawancara dengan jurnalis CNN Don Lemon disiarkan. Dalam wawancara tersebut, James yang merupakan pemain klub Los Angeles Lakers berkata Trump "menggunakan olah raga semacam untuk memecah belah kita".

"Olah raga tidak pernah jadi sesuatu yang memecah belah masyarakat," kata James kepada Lemon. "Itu selalu jadi sesuatu yang menyatukan."


Tak hanya menyindir kecerdasan, Trump juga gamblang menyatakan dia lebih memihak kepada Michael Jordan yang selama ini sering dibanding-bandingkan dengan James. Pada akhir cuitannya, dia menyematkan kata "Saya suka Mike!" yang merujuk pada Michael Jordan.

Namun sayang bagi Trump, Michael Jordan justru merilis sebuah pernyataan yang mendukung King James, julukan LeBron James, pada hari Sabtu (4/8/2018).

"Saya mendukung LJ," kata Jordan dalam pernyataannya, merujuk pada LeBron James. "Dia melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk komunitasnya."


Komisioner NBA Adam Silver, yang tengah berada di ajang NBA Africa Games di Johannesburg, Afrika Selatan, hari Sabtu, juga memuji James atas pekerjaannya di dalam dan luar lapangan basket.

"LeBron James adalah salah satu pemain NBA terbaik sepanjang masa dan salah satu atlet paling berhasil," kata Silver kepada USA Today yang dikutip ESPN. "Dia menjalankan perusahaan media yang sangat sukses. Dia menyekolahkan ratusan siswa dan baru saja membuka sekolah di Akron, di mana siswa-siswa yang rentan menerima bebas biaya sekolah, makan dan transportasi."

"Saya sangat mengagumi kecerdasan dan ketajaman bisnisnya, serta sangat menghormati dan mengapresiasi apa yang dia lakukan di komunitasnya."

Pemain-pemain lain dari berbagai liga, termasuk Stephen Curry dari Golden State, Karl-Anthony Towns dari Minnesota dan Donovan Mitchell dari Utah turut membela James di media sosial pasca cuitan Trump.

"Biar saya luruskan: Flint, MI masih memiliki air yang kotor, tetapi Anda mengkhawatirkan sebuah wawancara tentang seseorang yang melakukan hal baik untuk pendidikan dan generasi anak-anak di kampung halamannya? Tutup mulutmu! Berhenti gunakan jarimu untuk berkicau di Twitter dan selesaikanlah urusan-urusan negara kita dengan pena," tulis Towns, merujuk pada krisis air bersih di kota Flint yang terletak di negara bagian Michigan.

"Tanda dari seorang manusia tidak percaya diri adalah seseorang yang menyerang orang lain untuk membuatnya merasa lebih baik... Saya sedih anak-anak muda harus melihat cuitan bodoh seperti ini dan bertumbuh besar dengan menganggapnya baik-baik saja... Lupakan semuanya Donald, Anda memberi contoh buruk untuk anak-anak, untuk masa depan," tulis Mitchell.

"Lanjutkan @KingJames!" kata Curry. Sementara Jared Dudley berkata, "Biarkan dia!", dan Bradley Beal berkata, "Muak denganmu!" ketika menjawab cuitan Trump.

Anthony Tolliver pun nampaknya sudah tidak tahan lagi, sehingga dia berkata, "Saya selalu diam tentang SEMUA hal BODOH yang dikicaukan pria ini tetapi INI menyerang persaudaraan NBA dan saya tidak membiarkannya! Sungguh memalukan..."

Pemain NBA Bill Russell juga tak ketinggalan mengungkapkan dukungannya untuk James.

"Saya tidak perlu mengatakannya, sampai sekarang saya harus mengatakan bahwa saya bangga dengan @KingJames karena mengejar mimpinya untuk membuka sekolah "I Promise". Membantu anak-anak dan keluarga mereka untuk berjuang memperoleh kehidupan yang lebih baik. Semua dilakukan dengan $$-nya sendiri, untuk semua orang yang mengkritisi itu memalukan dan kurang rasa iba," kata Russell.

Pemilik klub Lakers yakni Jeanie Buss mengatakan pihaknya "sangat bangga memiliki LeBron James sebagai bagian dari keluarga Lakers kami".

"Dia pemimpin yang sangat bijaksana dan cerdas, serta sangat menghargai kekuatan bahwa olahraga harus mempersatukan komunitas dan menginspirasi dunia menjadi tempat yang lebih baik," kata Buss dalam pernyataan terpisah di hari Sabtu. "Upaya-upaya tersebut harus dirayakan semua orang."

Lemon, yang melakukan wawancara dengan James, juga ikut angkat bicara.

"Siapa yang bodoh sebenarnya? Seorang pria yang memasukkan anak-anak ke sekolah atau seseorang yang memasukkan anak-anak ke kurungan?"
Ini yang Membuat LeBron James Dihargai
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading