Duh, BPS Sebut Kalangan Petani Menderita Kemiskinan Parah

News - Lidya Julita S, CNBC Indonesia
30 July 2018 12:46
Duh, BPS Sebut Kalangan Petani Menderita Kemiskinan Parah
Jakarta, CNBC Indonesia - Sungguh miris jika melihat kondisi petani saat ini. Pasalnya, banyak penduduk miskin yang berasal dari kalangan petani.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan walaupun penduduk miskin semakin berkurang namun menurutnya masih cukup banyak dari sisi jumlah. "Saya simpulkan bahwa penurunan kemiskinan kita benar menuju satu digit tapi memang jumlah rakyat miskin masih banyak," kata Suhariyanto dalam sebuah diskusi, Senin (30/7/2018).

BPS mencatat jumlah penduduk miskin masih 25,95 juta orang per Maret 2018. Walaupun secara persentase tingkat kemiskinan Indonesia untuk pertama kalinya berada di level single digit yakni 9,82%.


"Namun kemiskinan ini harus dituntaskan. Dan terutama di kota dan desa yang berbeda jauh dan terutama petani paling miskin," kata Suhariyanto tanpa menyebut jumlah penduduk miskin dari kalangan petani.

BPS sendiri memaparkan bahwa ada sejumlah faktor yang mempengaruhi penurunan tingkat kemiskinan pada Maret 2018, di antaranya:

Pertama, inflasi umum pada periode September 2017-Maret 2018 tercatat rendah di angka 1,92%.

Kedua, rata-rata pengeluaran per kapita/bulan untuk rumah tangga yang berada di 40% lapisan terbawah selama periode September 2017-Maret 2018 tumbuh sebesar 3,06%.


Ketiga, bantuan sosial tunai dari pemerintah tumbuh 87,6% pada triwulan I-2018, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan triwulan I-2017 sebesar 3,39%.

Keempat, program beras sejahtera (Rastra) dan bantuan pangan non tunai (BPNT) pada triwulan I-2018 dapat tersalurkan sesuai jadwal, dengan realisasi distribusi rastra mencapai 99,62% pada Maret 2018.

"Kenaikan harga beras cukup tinggi dan ini perlu catatan karena fluktuasi harga besar, ini mempengaruhi kemiskinan. Karena beras penentu utama kemiskinan Indonesia," papar Suhariyanto.


(dru/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading