Jumlah Orang Miskin RI Dipatok Cuma 20 Juta di Tahun Politik

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
17 July 2018 08:07
Jumlah Orang Miskin RI Dipatok Cuma 20 Juta di Tahun Politik
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah akan melakukan berbagai upaya untuk menurunkan angka kemiskinan. Meskipun secara persentase sudah mencapai single digit, namun secara absolut angka kemiskinan masih berjumlah puluhan juta orang.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro tak memungkiri bahwa perlu upaya ekstra untuk menurunkan angka kemiskinan. Namun, pemerintah tetap optimistis angka kemiskinan masih bisa ditekan.

"Masih perlu kerja ekstra keras [menurunkan angka kemiskinan]," ungkap Bambang saat berbincang dengan CNBC Indonesia, Selasa (17/7/2018).

Angka kemiskinan berdasarkan hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2018 secara persentase mencapai 9,82%. Ini menjadi kali pertama sejak era reformasi persentase angka kemiskinan berada di single digit.


Jumlah Orang Miskin RI Dipatok Cuma 20 Juta di Tahun PolitikFoto: Edward Ricardo
Meski demikian, total penduduk miskin yang tersebar di berbagai wilayan Indonesia pada Maret 2018 mencapai 25,95 juta orang. Meskipun angkanya turun, jumlah tersebut dianggap seharusnya masih bisa ditekan menjadi lebih rendah.

"Puas dengan perbaikannya, tapi jumlah absolutnya masih sangat bisa diturunkan lebih jauh," kata Bambang.

Menurut BPS, ada empat faktor yang memengaruhi penurunan kemiskinan, antara lain inflasi yang terkendali, rata-rata pengeluaran per kapita/bulan yang naik, sampai dengan penyaluran bantuan sosial tunai dan program beras sejahtera.

Pemerintah, sambung Bambang, akan tetap fokus memperkuat penyaluran dana bantuan sosial lebih tepat sasaran seperti program bantuan pangan non-tunai (BNPT), Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu indonesia Pintar (KIP), dan dana desa.

Dengan tetap fokus menggunakan program tersebut untuk menekan angka kemiskinan, pemerintah memproyeksikan presentase kemiskinan hingga akhir masa jabatan pemerintahan di 2019 mendekati 9%, sementara jumlah kemiskinan diharapkan bisa ditekan menjadi 20 juta hingga 22 juta jiwa.

"Mendekati 9% [secara persentase]. Mudah-mudahan [secara jumlah bisa ditekan] 20 - 22 juta," kata Bambang. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading