Akuisisi Freeport, Inalum Dapat Tawaran Pinjaman Rp 74 T

News - Rivi Satrianegara & Anastasia Arvirianty, CNBC Indonesia
12 July 2018 19:36
Direktur Utama PT Inalum (Persero) Budi Gunadi Sadikin memastikan ada 11 bank yang  siap  mendanai Inalum mengakuisisi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI).
Jakarta, CNBC Indonesia- Direktur Utama PT Indonesia Asahan Alumunium/INALUM (Persero) Budi Gunadi Sadikin memastikan, sudah ada 11 bank yang siap mendanai Inalum mengakuisisi 51% saham PT Freeport Indonesia (PTFI). 

"Sudah pasti ada 11 bank, sudah ada suratnya," tutur Budi kepada media saat dijumpai usai melakukan penandatanganan Head of Agreement antara PT Inalum dengan Freeport McMoran, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (12/7/2018).




Lebih lanjut, Budi mengatakan, pihaknya masih mendiskusikan berapa besaran porsi pinjaman yang akan diberikan oleh 11 bank tersebut."Masih kami diskusikan dengan banknya, tetapi Inalum sendiri kan punya posisi cash mendekati US$ 1,5 miliar," ujar mantan Dirut Bank Mandiri ini.

Tawaran dari 11 bank itu mencapai US$ 5,2 miliar atau setara Rp 74 triliun, berdatangan dari luar maupun dalam negeri. Jumlah ini lebih banyak dari yang dibutuhkan Inalum untuk akuisisi Freeport yakni US$ 3,85 miliar. Adapun beberapa bank yang diketahui sudah mengajukan tawaran adalah Standard Chartered, HSBC, CIMB Niaga, BNI, BRI, dan MUFG

Budi jmengatakan tidak akan mengambil seluruh besaran pinjaman yang ditawarkan tersebut. "Butuhnya kan cuma US$ 3,85, kenapa harus diambil semuanya? Ya kami cari mana yang syarat dan ketentuannya paling murah dan banyak," pungkas Budi.

Lebih lanjut, Budi memaparkan dari US$ 3,85 miliar itu, sebanyak US$ 3,5 miliar digunakan untuk akuisisi hak partisipasi Rio Tinto dan US$ 350 juta untuk ambil sisa saham yang dibutuhkan untuk pemenuhan 51% dari Freeport McMoran

.


(gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading