Porto, Klub Paling Cuan Saat Ini

News - Raditya Hanung, CNBC Indonesia
07 July 2018 20:02
Porto, Klub Paling Cuan Saat Ini
Jakarta, CNBC Indonesia - Mata seluruh penggemar bola di dunia mungkin sedang tertuju pada babak perempat final Piala Dunia 2018 saat ini. Wajar saja, Piala Dunia hanya digelar empat tahun sekali.

Namun, jangan lupa bahwa ada momentum yang patut jadi perhatian, yakni bursa transfer pemain di liga sepak bola Eropa. Seperti lazimnya setiap akhir musim kompetisi sepakbola Eropa, saat ini adalah masa-masa pemain menentukan masa depannya.

Sejauh ini, berita transfer paling heboh adalah rumor perpindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus. Meski belum menjadi kenyataan, namun kabar ini cukup menyita perhatian penggila bola dari semaraknya Piala Dunia 2018.


Justru, beberapa transfer yang sudah terealisasikan malah cenderung sepi dikabarkan. Kalah pamor dengan pemberitaan seputar Piala Dunia 2018. Padahal, beberapa nama beken tercatat sudah pindah kantor mulai musim depan.

Gelandang serang AS Monaco Thomas Lemar resmi dipinang Atletico Madrid dengan mahar €70 juta, Manchester United mendaratkan gelandang tengah Shakhtar Donetsk Fred dengan nilai transfer €40 juta, dan Radja Nainggolan berganti kostum dari AS Roma ke Internazionale dengan biaya sebesar €38 juta.

Dalam kasus transfer Thomas Lemar, AS Monaco sebenarnya cukup diuntungkan dari segi finansial. Sebagai informasi, AS Monaco mendatangkan Lemar dari klub SM Caen hanya dengan biaya €4 juta.

Sekarang, mereka mampu menjual Lemar seharga €70 juta. Berarti, AS Monaco mampu mendulang cuan senilai €66 juta dari transfer sang bintang muda yang sedang membela Tim Ayam Jantan di Piala Dunia 2018 itu.

Cerita seperti ini sebenarnya bukan yang pertama kali bagi AS Monaco. Klub yang berlaga di Ligue 1 (liga sepak bola Prancis kasta teratas) ini juga pernah mendulang cuan dalam jumlah besar-besaran sebelumnya. Sebagai contoh, mereka meraup untung sebesar €55 juta dari penjualan Anthony Martial ke Manchester United pada September 2015 lalu. AS Monaco menebus Martial seharga €5 juta dari Olympique Lyon pada 2013, dan menjualnya ke The Red Devils senilai €60 juta.

Tidak lupa, Benjamin Mendy yang diakuisisi seharga €13 juta dari Olympique Marseille pada 22 Juni 2016, kemudian musim lalu dilego ke raksasa Premier League Manchester City seharga €57,5 juta.

Bayangkan hanya dalam selang waktu setahun, AS Monaco bisa cuan €44,5 juta, atau sekitar Rp750 miliar, dari transfer Mendy. Jelas hal itu bisa disebut sebagai investasi yang super menguntungkan.

Lalu, apakah klub AS Monaco merupakan klub yang paling cuan di dunia? Jawabannya bukan. AS Monaco hanya duduk di posisi ke-2.

Berdasarkan penelitian tim Riset CNBC Indonesia dari 200 transfer paling menguntungkan versi transfermarkt, klub paling cuan di dunia ternyata merupakan tim yang mengalahkan AS Monaco di partai final Liga Champions 2004, yakni FC Porto.

Tim yang pernah diasuh Jose Mourinho ini terbukti lebih mahir membidik talenta-talenta muda berharga murah, kemudian menjualnya dengan harga yang lebih mahal. Tercatat, hingga hari ini, FC Porto mampu meraih cuan senilai €308,78 juta, unggul tipis dibandingkan total keuntungan AS Monaco sebesar €305,75 juta.

Klub berseragam utama biru putih itu membeli James Rodriguez dari Club Atletico Banfield (Argentina) dengan harga murah meriah €7,35 juta, kemudian menjualnya senilai €45 juta ke AS Monaco setahun kemudian. Cuan sebesar €37,65 pun dikantongi.

Kemudian, FC Porto juga berhasil mencium talenta penyerang bernama Radamel Falcao, dan membelinya dengan harga €5,43 juta saja dari River Plate (Argentina). Dua tahun berselang, mereka melego Falcao yang berjuluk El Tigre (Sang Harimau) ke Atletico Madrid seharga €40 juta. Lagi-lagi FC Porto mampu mencetak untung €34,57.

Kepiawaian pencari bakat FC Porto juga kembali dibuktikan pada transfer bintang Negeri Samba, Hulk. Dibeli dengan harga murah €5,5 juta dari klub Jepang Tokyo Verdy, mereka kemudian menjualnya seharga €40 juta ke Zenit St. Petersburg (Rusia) 4 tahun kemudian.

Meski cuan mereka untuk setiap pemain yang dijual mungkin tidak sebesar yang didapatkan AS Monaco, tapi FC Porto masih unggul dari kuantitas pemain yang mampu mereka jual dengan keuntungan besar. Di belakang James Rodriguez, Falcao, dan Hulk, masih ada nama-nama beken seperti Jackson Martinez, Pepe, Eliaquim Mangala, Anderson, Lisandro Lopez, Danilo, hingga Ricardo Quaresma. Semuanya mampu menyumbang keuntungan besar bagi tim Portugal ini.

Menarik untuk disimak, apakah ada tim yang akan menggeser status FC Porto sebagai tim paling cuan di sepak bola Eropa, selain AS Monaco.

Sejauh ini, dua tim besar yang paling berpotensi menjadi pesaing FC Porto adalah Liverpool dan Juventus, masing-masing dengan total cuan masing-masing sebesar €269,22 juta dan €257,1.

Keuntungan terbesar Liverpool didapatkan saat membeli Philippe Coutinho dari Internazionale dengan harga €13 juta, kemudian menjualnya ke FC Barcelona dengan mahar €125 juta. Sementara, cuan tertinggi Juventus diperoleh saat mengakuisisi Paul Pogba dengan status free transfer alias gratis dari Manchester United, kemudian melepasnya ke tim yang sama dengan nilai sebesar €105 juta.

Di sisi lain, perlu diingat apabila sebuah klub melego pemaing bintangnya, berapapun itu cuannya, berarti kekuatan skuat mereka akan berkurang. Apalagi jika melepas lebih dari satu pemain bintang, penurunan kualitas tim akan signifikan. Selama tidak bisa mencari pengganti yang sepadan, prestasi pun jadi sulit diraih.

Sebagai contoh, memang FC Porto berhasil dinobatkan sebagai tim paling cuan, tapi setelah menjuarai Liga Champions Eropa pada musim 2003-2004, mereka nyaris tak sanggup berbicara banyak setelah itu. Meskipun masih menjadi langganan juara di liga domestik, namun prestasi mereka di Eropa hanya bisa mentok di juara Piala UEFA pada musim 2010-2011.

Meraih prestasi memang tidak semudah mencari cuan dari beli jual pemain. Tapi, setidaknya tim pencari bakat dan insting bisnis dari FC Porto patut kita acungi jempol. (ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading