Tarif Changi Naik, Lion Air: Pasar Singapura Masih Aman

News - Exist In Exist, CNBC Indonesia
02 July 2018 08:08
Bandara Internasional Changi di Singapura sejak Minggu mulai menaikkan tarif penumpang pesawat (passenger service charges/ PSC) menjadi SG$47,30 (Rp 494.000).
Jakarta, CNBC Indonesia - Bandara Internasional Changi di Singapura sejak Minggu (01/07/2018) mulai menaikkan tarif penumpang pesawat (passenger service charges/ PSC) hingga sekitar 40% menjadi SG$47,30 (Rp 494.000) dari sebelumnya SG$34 (Rp 355.000).

Merespons hal tersebut, Managing Director Lion Air Group Daniel Putut mengatakan hal itu tidak serta merta menurunkan popularitas pasar Singapura.


"Tidak terlalu signifikan [dampaknya], penumpang juga masih banyak. Kalau saya monitor hari ini, masih hampir 90% yang Singapura," tuturnya kepada CNBC Indonesia, Minggu (01/07/2018).


Menurutnya hal ini disebabkan oleh harga tiket pesawat yang masih terjangkau, meskipun mengalami kenaikan.

"Ya masih terjangkau lah [tiketnya], penumpang juga sudah kita sosialisasikan. Naiknya tidak sampai 3%," lanjutnya.

Melihat kondisi tersebut, Daniel optimistis ke depannya pasar Singapura akan tetap stabil seperti saat ini.

"Saya pikir tidak akan turun. Hari ini kan mulai. Pas kita evaluasi, market-nya sih masih maintain," ujarnya.
Berbagai kenaikan tarif di Bandara Changi itu dikarenakan adanya proyek pembangunan yang diberi nama Changi East.


Dikutip dari keterangan resmi Changi Airport Group, pendanaan Changi East berasal dari tiga pihak yakni pemerintah Singapura, Changi Airport Group, dan pengguna jasa bandara termasuk maskapai dan penumpang.

(prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading