Internasional

Lanjutkan Kasus 1MDB, Rekening Partai Najib Dibekukan

News - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
29 June 2018 17:10
Mahathir mengatakan skandal 1MDB akan segera dibawa ke pengadilan.
Kuala Lumpur, CNBC Indonesia - Sebuah satuan tugas (satgas) yang menginvestigasi skandal pencucian uang senilai miliaran dolar dari dana negara 1Malaysia Development Berhad (1MDB) pada hari Jumat (29/6/2018) mengatakan telah membekukan rekening-rekening bank milik partai politik mantan perdana menteri Najib Razak.

Organisasi Nasional Malaysia Bersatu (United Malay National Organisation/UMNO) diyakini menerima dana dari 1MDB, yang mana menjadi subyek penyelidikan pencucian uang di setidaknya enam negara.

Malaysia membuka kembali penyelidikan 1MDB bulan lalu setelah kemenangan mengejutkan aliansi Mahathir Mohamad, yang mengalahkan koalisi UMNO yang telah memerintah negara itu selama lebih dari 60 tahun hingga bulan lalu.


Mengutip sumber, dua rekening bank UMNO dibekukan baru-baru ini, seperti dilaporkan The Star dan dilansir dari Reuters, Jumat (29/6/2018).

Pelaksana Tugas Presiden UMNO Ahmad Zahid Hamidi telah menerima telepon dari Komisi Pemberantasan Korupsi Malaysia (MACC) pada hari Kamis, memberi tahu tentang pembekuan rekening bank partai.

Juru bicara MACC dan UMNO tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk komentar.

Otoritas AS mengatakan, lebih dari US$4,5 miliar disalahgunakan dari 1MDB, dan hampir $ 700 juta dari dana itu dialihkan ke rekening bank pribadi perdana menteri.

Najib secara konsisten membantah melakukan kesalahan, dan dalam sebuah wawancara dengan Reuters pekan lalu menyatakan bahwa $ 700 juta adalah sumbangan dari Saudi.

Awal pekan ini, polisi mengatakan menyita hampir US$ 275 juta dalam bentuk perhiasan, tas tangan, jam tangan dan barang-barang lainnya ditemukan di tempat milik Najib dan keluarganya. Pihak berwenang juga menemukan sekitar US$ 29 juta dalam bentuk tunai.

Najib mengatakan uang itu untuk keperluan pemilihan dan itu berasal dari "sumbangan asli".

Perdana Menteri Mahathir Mohamad mengatakan Malaysia ingin membawa berbagai tuduhan terhadap Najib, termasuk penggelapan dan penyuapan. Kamis malam, kantor berita negara Bernama melaporkan Mahathir yang mengatakan Najib akan segera dituntut.

"Saya pikir dia (Najib) akan dibawa ke pengadilan segera," kata Mahathir.



(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading