Piala Dunia 2018

Seakan Tak Ada yang Mau Jadi Kapten Brasil Usai 'Pembantaian'

News - Raydion Subiantoro, CNBC Indonesia
28 June 2018 11:30
Seakan Tak Ada yang Mau Jadi Kapten Brasil Usai 'Pembantaian'
Jakarta, CNBC Indonesia - Brasil pernah merasakan badai hebat saat dikalahkan telak 1-7 oleh Jerman. Sialnya, itu terjadi di tanah sendiri, tepatnya di kota Belo Horizonte (Brasil) saat semifinal Piala Dunia 2014.

Kapten saat Brasil kalah telak itu adalah David Luiz, menggantikan Thiago Silva yang terkena larangan bermain. Usai wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, Sang Kapten pun menangis di lapangan.

Biasanya, fans melihat kesangaran tackling David Luiz yang ditakuti striker kelas dunia. Namun, kala itu seluruh mata penggemar bola di dunia dipaksa melihat derasnya air mata si Singa Brasil.





Kekalahan itu sepertinya berbekas di para pemain sepakbola Brasil. Setelah badai itu, seakan tidak ada lagi pemain Negeri Samba yang ingin menjadi kapten.

Neymar pernah diberikan tugas mengemban sebagai kapten, namun rupanya dia hanya mau diingat sebagai kapten yang berhasil. Neymar mundur dari jabatan kapten pada 2016, saat dirinya berhasil membawa Brasil merebut medali emas Olimpiade Rio.

Melihat ke belakang, sejak Tite mengambil alih jabatan pelatih Brasil pada 2016, total ban kapten di Tim Selecao sudah berpindah ke 17 pemain!

Mulai dari pemain tipe A sampai Z, pernah jadi kapten Brasil. Sebut saja striker Gabriel Jesus, bek Marcelo, hingga kiper Allison Becker pernah jadi kapten.

Pada tiga pertandingan awal Piala Dunia 2018, ban kapten juga melingkar bergantian di tiga pemain: Marcelo, Thiago Silva, Joao Miranda.

Sampai kapan Brasil tidak memiliki kapten tetap, seperti Cristiano Ronaldo di Portugal, Leo Messi di Argentina.

(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading