Robot Dikerahkan Cari Korban Kapal Tenggelam di Danau Toba

News - Exist In Exist, CNBC Indonesia
20 June 2018 19:28
Diduga ratusan penumpang kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam di Danau Toba belum ditemukan.
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan SAR Nasional (Basarnas) terus melakukan berbagai cara dalam mencari ratusan korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba yang dilaporkan hilang.

Kepala Basarnas M Syaugi mengatakan dari tenaga manusia hingga robot bawah air (remote underwater vehicle) telah dikerahkan untuk mencari sejumlah korban tersebut.

"Kita sudah kirim 70 orang special team dengan kemampuan menyelam khusus untuk mencari korban. Karena danau itu dalam sekali, sekitar 300-500 meter, kita gunakan juga dua remote underwater vehicle itu portable untuk melihat situasi dalam air sampai 300 meter karena itu gelap," jelasnya dalam konferensi pers di Kementerian Perhubungan, Rabu (20/06/2018).




Sampai saat ini, lanjutnya, telah ditemukan 22 korban tenggelamnya kapal tersebut. Dari 22 korban tersebut, sebanyak empat orang ditemukan meninggal dunia dan 18 orang ditemukan selamat.

"Baru saja jam 14.20 tadi kita temukan lagi satu wanita korban meninggal dunia. Jadi total 22 orang, 19 kemarin, 3 hari ini," tuturnya.

Dia mengatakan pihaknya akan berupaya maksimal untuk menemukan korban lainnya khususnya selama tujuh hari ke depan.

"Kami lakukan pencarian selama tujuh hari. Kalau belum ditemukan tambah tiga hari. Kalau masih ada kemungkinan tambah lagi, nanti kita akan putuskan sesuai kesepakatan, karena ini masalah nyawa seseorang," tegasnya.
Artikel Selanjutnya

Kapal Tenggelam Angkut 200 Orang, Padahal Kapasitas 43 Orang


(ray)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading