Internasional

Trump-Kim Jong Un Bertemu di Shangri-La Hotel Singapura?

News - Ester Christine Natalia, CNBC Indonesia
05 June 2018 16:41
Trump-Kim Jong Un Bertemu di Shangri-La Hotel Singapura?
Jakarta, CNBC Indonesia - Hotel bintang lima Shangri-La yang berlokasi di Singapura diperkirakan menjadi lokasi pertemuan tingkat tinggi antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin Korea Utara (Korut), Kim Jong Un, tanggal 12 Juni mendatang.

Kawasan di sekitar hotel yang mencakup distrik Tanglin, Newton, dan Orchard sudah didesain menjadi "kawasan acara khusus" dari tanggal 10 sampai 14 Juni, kata pemerintah Singapura dalam pernyataan mengenai acara penting itu pada hari Minggu (3/6/2018).

Artinya, pertemuan tingkat tinggi itu kemungkinan akan diselenggarakan di kawasan yang menjadi lokasi beberapa hotel mewah, seperti Grand Hyatt dan St. Regis. Meskipun begitu, Shangri-La mengunggulkan faktor keamanan yang kemungkinan besar membuatnya menjadi pilihan lokasi, menurut para pakar yang dikutip CNBC International.


Properti dengan 792 kamar itu berlokasi di lingkungan perumahan yang dikelilingi jalan-jalan kecil sehingga lebih mudah mengendalikan akses kendaraan dan pejalan kaki, kata Ong Kok Leong, Chief Operating Officer di instansi keamanan Secura Group.

Berada di kawasan perumahan juga berarti "ancaman dari bangunan-bangunan sekitar akan dikurangi melalui screening keamanan sebelum acara," lanjutnya. Ditambah lagi, "dengan posisi hotel di atas bukit, memberi poin tambah karena menawarkan visibilitas aktivitas sekitar yang baik," sehingga pasukan keamanan bisa memposisikan diri di berbagai lokasi strategis, tambahnya.

Selain itu, Shangri-La juga memiliki rekam jejak mengakomodasi kepala-kepala negara, seperti mantan Presiden AS Barack Obama dan George H.W. Bush. Hotel itu pernah menjadi lokasi pertemuan antara Presiden China Xi Jinping dan mantan Presiden Taiwan Ma Ying-jeou di tahun 2015.

Setiap tahun, hotel ini juga menyambut pejabat pertahanan global untuk sebuah konferensi yang dikenal sebagai Shangri-La Dialogue. Acara yang tahun ini dihadiri Perdana Menteri India Narendra Modi sebagai pembicara inti berlangsung selama akhir pekan dan dianggap sebagai latihan menjelang pertemuan tanggal 12 Juni.

Selama konferensi di tahun 2016, seorang petugas Gurkha, alias serdadu dari Nepal yang dianggap sebagai prajurit terkuat di dunia, ditembak mati oleh seorang pria yang mengendari mobil melewati beberapa blokade jalan setelah mengabaikan peringatan polisi.


Seorang juru bicara Shangri-La mengatakan kepada CNBC International saat ini pihaknya tidak bisa berkomentar terkait pertemuan AS-Korut.

Namun, entah di manapun lokasinya, pihak manajemen masih harus melewati persiapan ekstra dan mengatur mekanisme pengamanan tambahan, kata R. Krish selaku Direktur Operasi di perusahaan jasa keamanan Armour Security.

Washington dan Pyongyang belum memberi konfirmasi terkait lokasi pertemuan.

Menurut informasi terbaru, Gedung Putih pada hari Senin (4/6/2018) mengatakan Trump dan Kim akan bertemu tanggal 12 Juni pukul 09:00 pagi waktu Singapura seraya menambahkan persiapan masih berlangsung.

Jika lokasi pertemuannya adalah hotel, tidak jelas apakah para pemimpin akan menginap atau singgah di hotel lain.

Pejabat Korut Kim Chang Son dan Joe Hagin, Deputy Chief of Staff for Operations di Gedung Putih, tiba di Negeri Singa pekan lalu untuk merampungkan perencanaannya. Kim Chang Son menginap di Fullerton Hotel bersama timnya, yang memberi indikasi potensi lokasi penginapan Kim Jong Un.

Sebelum "kawasan acara khusus" diumumkan, banyak yang meyakini Capella Hotel, lokasi pertemuan Kim Chang Son dan Hagin berdiskusi, akan dipilih sebagai lokasi pertemuan AS-Korut. Lokasi lain yang diprediksi menjadi tempat pertemuan adalah Singapore International Convention and Exhibition Centre, di mana Rapat Tahunan IMF-World Bank digelar tahun 2006. (prm)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading