Beli Obat Online Nantinya Harus Registrasi Dulu

News - Lynda Hasibuan, CNBC Indonesia
04 May 2018 14:05
Beli Obat Online Nantinya Harus Registrasi Dulu
Jakarta, CNBC Indonesia - Maraknya peredaran obat palsu membuat pemerintah berencana membangun sistem penjualan obat digital yang dinamakan e-apotek atau apotek digital.

Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Semuel A. Pangerapan mengatakan hal ini juga membantu masyarakat terutama mereka yang harus mengonsumsi obat secara rutin.

Kendati demikian ada aturan khusus bagi mereka yang ingin menjual obat di e-apotek yakni apotek yang sudah megantongi izin. Ini juga sekaligus membantu untuk menyortir penjualan obat palsu.


"Jadi untuk menyortir penjualan obat palsu di e-apotek pastinya yang kita kasih izin haruslah apotek yang memiliki izin. Jadi obat yang beredar adalah tanggung jawab apotek tersebut," ujar Samuel kepada CNBC Indonesia, Jumat, 4 Mei 2018.

Dia menuturkan bahwa untuk menyempurnakan platform ini status dokter dan pasien juga harus terdaftar. Mereka harus melakukan registrasi untuk mendapatkan digital ID yakni sebuah barcode dan dokter nya pun harus bersertifikasi.


Dengan demikian dokter yang terdaftar bisa mengeluarkan e-resep dan pasien bisa membeli obat dengan mudah. Untuk memastikan keamanan serta keaslian produk obat yang diperjualbelikan, pihaknya hanya menerima obat dari apotek yang ada logo BPOM dan logo Kementerian Kesehatan.

Konsep ini juga berlaku sama dengan e-commerce lainnya yang menjual obat-obatan. Dengan adanya hal ini juga diharapkan dapat membantu pasien reguler dan menekan harga obat.

"Ini baru konsep dan kami bisa upayakan teknologinya karena ekonomi digital ini adalah metode baru dan bisa diadopsi dari segala lini. Diharapkan dengan ada ini harganya lebih rendah dan membantu pasien reguler yang harus rutin ke dokter," kata dia.


(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading