Sriwijaya Air Targetkan 14 Juta Penumpang Tahun Ini, Naik 20%

News - Tito Bosnia, CNBC Indonesia
02 May 2018 18:07
Sriwijaya Group datangkan tujuh pesawat baru tahun ini.
Jakarta, CNBC Indonesia - Maskapai Sriwijaya Group menargetkan pertumbuhan penumpang sebesar 20% pada tahun ini menjadi 14 juta penumpang dibandingkan angka penumpang pada 2017 sebanyak 12,5 juta penumpang.

Sementara itu, tingkat keterisian penumpang atau load factor ditargetkan dapat mencapai lebih dari 85%.

"Tahun ini kami meningkatkan lagi total seat yang tersedia menjadi 17 juta sehingga keterisian bisa diatas 85%. Kami akan melakukan penambahan armada tahun ini dan juga promosi," ujar Toto Nursatyo Direktur Komersial Sriwijaya Group di Penang Bistro Kebon Sirih, Rabu (2/5/2018).


Pada akhir 2017, total armada pesawat Sriwijaya Group sebanyak 56 unit dan akan akan bertambah tahun ini menjadi 58 unit.



Tahun ini sebetulnya ada 7 unit pesawat Boeing 737 Max baru, di mana 5 unit untuk menggantikan Boeing Classic 737-300.

"Untuk 7 pesawat baru, 5 pesawat diantaranya itu passed out (diganti) dari Boeing 737-300 untuk yang lebih baru. sedangkan sehabis lebaran tahun ini itu kami rencanakan 2 sudah datang pesawat barunya," tambah Toto.

Selain itu, pihaknya juga menggelar promosi penerbangan melalui Sriwijaya Travel Pass dengan mengincar pelanggan baru, korporasi dan juga pelanggan lama.

Dengan travel pass tersebut, Sriwijaya Group diperkirakan mendapatkan jumlah penumpang baru dan lama dengan nilai transaksi mencapai Rp 36 triliun.

Hingga akhir 2017, total market share Sriwijaya Group dalam mencapai 12,5% dari seluruh pengguna pesawat di Indonesia.

Maskapai yang berada di bawah Sriwijaya Group adalah Sriwijaya Air dan NAM Air.

Pada Lebaran tahun ini, Sriwijaya menyediakan 40.000 kursi tambahan untuk arus mudik dan balik. Sementara itu, di Bandara Kertajati, Sriwijaya mengajukan sebanyak 50 slot penerbangan.


(ray/ray)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading