APBI Harap Pemerintah Cepat Atasi Izin Ekspor Batu Bara

News - Samuel Pablo, CNBC Indonesia
12 April 2018 16:50
APBI Harap Pemerintah Cepat Atasi Izin Ekspor Batu Bara
Jakarta, CNBC Indonesia- Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) baru saja selesai melaksanakan pemilihan Ketua Umum baru periode 2018-2021 siang tadi. 

Dari pemungutan suara yang dilakukan, Direktur Keuangan PT Toba Bara Sejahtera Tbk. Pandu Sjahrir kembali terpilih sebagai Ketua Umum APBI 2018-2021 dengan perolehan 39 suara, mengalahkan Direktur Utama PT Bara Insani Wibhi Salim yang hanya memperoleh 6 suara.

Ditemui usai acara, Pandu mengatakan asosiasi dalam 2-3 tahun terakhir berfokus pada penguatan institusi. Pihaknya juga menginginkan dukungan yang lebih baik dari pemerintah, antara lain terkait kendala izin ekspor yang masih tumpang tindih antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian ESDM.




"Kita hanya bisa memfasilitasi dengan data dan informasi keadaan di lapangan. Kita tentu berkomunikasi ketat dengan kedua pihak tersebut [ESDM dan Kemendag]. It's in our interest bahwa mereka bisa selesaikan secepat-cepatnya, poinnya itu lah," ujar Pandu di Hotel Ritz Carlton Kuningan, Kamis (12/4/2018).

Seperti diketahui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menerbitkan aturan Menteri Nomor 11 Tahun 2018 tentang tata cara pemberian wilayah, perizinan, dan laporan. Dengan terbitnya peraturan menteri ini, semestinya untuk ekspor batu bara tidak lagi diperlukan surat rekomendasi dari Kementerian ESDM. 

Namun, di Kementerian Perdagangan masih terdapat Permendag 39 Tahun 2014 soal pengurusan izin ekspor terbatas batu bara , di mana untuk ekspor masih diperlukan rekomendasi dari ESDM.


Pandu juga mendukung langkah pemerintah yang akhirnya mengeluarkan kebijakan harga khusus batu bara (domestic market obligation/ DMO) bagi PLN. 

Namun, Pandu mengingatkan bahwa industri batu bara pada akhirnya akan terus berprinsip pada harga pasar. Dirinya mengaku terus berkoordinasi dengan Dirjen Minerba ESDM, Kemendag, dan otoritas Pajak terkait hal ini.

"Kita ingin jangan ada isu-isu yang keluar dari situ, karena perbedaan antara harga DMO dan harga pasar tetap sangat besar. Jadi, kita ingin minimize lah masalah-masalah yang bisa muncul dari situ," kata Pandu.

(gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading