Internasional

Pemerintahan AS Tutup Lagi

News - Rehia Sebayang, CNBC Indonesia
09 February 2018 11:36
Pemerintahan AS Tutup Lagi
  • Pemerintahan Trump mengintruksikan badan pemerintah federal mempersiapkan diri untuk kemungkinan penutupan pemerintahan
  • Perpanjangan pendanaan pemerintah sebelumnya akan berakhir Kamis tengah malam, namun Kongres belum membuat keputusan mengenai rancangan anggaran dan pendanaan.
  • Senat Rand Paul menentang rencana anggaran besar-besaran di Senat.

Jakarta, CNBC Indonesia– Pemerintahan Trump mengintruksikan badan pemerintah federal mempersiapkan diri untuk kemungkinan penutupan pemerintah seandainya Kongres belum juga membuat keputusan untuk menyetujui rancangan anggaran negara.

Dilansir dari CNBC, sebelumnya penutupan pemerintahan pernah terjadi pada Sabtu (20/1/2018) waktu AS lalu, yang mengakibatkan kurang dari satu juta pekerja sipil tidak bekerja selama penutupan. Selain itu, beberapa fasilitas umum yang di danai pemerintah juga tidak di buka atau dijalankan seperti biasanya selama penutupan.




Pada penutupan pemerintah sebelumnya, keputusan perpanjangan untuk kesepakatan anggaran memiliki tenggat sampai hari ini, Kamis (8/2/2018) waktu AS, yang artinya hanya tersisa beberapa jam lagi sampai keputusan baru di sepakati. Namun sampai detik ini belum ada keputusan yang jelas mengenai anggaran pendanaan, meski beberapa agen pemerintah mulai kehabisan dana. Seandainya penutupan benar dilakukan kembali, maka penutupan ini merupakan penutupan pemerintahan yang kedua dibawah pimpinan Trump, yang berselang kurang dari sebulan.

Seperti penutupan sebelumnya, diperkirakan ribuan pegawai sipil AS akan diliburkan jika penutupan dilakukan lagi esok. Meski sebagian pegawai diperkirakan tetap masuk bekerja, namun baru akan mendapatkan gaji di kemudian hari.

Anggota Serikat Buruh Perbendaharaan Nasional AS (The National Treasury Employees Union) akan mengumumkan kepada karyawan perihal pembebas tugasan karyawan apabila penutupan jadi di lakukan dan juga memastikan gaji akan di bayarkan di kemudian hari kepada karyawan yang bekerja saat penutupan pemerintah terjadi.

Pada Kamis sebelumnya, pemimpin Senat Mitch McConnell telah memberikan suaranya untuk menyetujui anggaran pendanaan pemerintah sampai dua tahun, namun Senat Rand Paul, R-Ky., nampaknya keberatan mengenai rencana tersebut. Senat Paul menganggap keputusan McConnell sebagai pemborosan pengeluaran pemerintah.

Ditanyai pendapatnya oleh NBC News, Mitch McConnell mengatakan keputusan di setujuinya anggaran pendanaan seluruhnya bergantung pada suara Senat Rand Paul. Rencananya, pemungutan suara akan dilaksanakan mulai jam 1 dini hari esok (Jumat, 9/2/2018 waktu AS), dan meskipun sang Senat memberikan suaranya, namun keputusan akan tetap menunggu persetujuan konservatif fiskal dan liberal, dan jika disetujui barulah dikirimkan ke Presiden Trump untuk di tanda tangani.

Sementara itu pada Rabu lalu Trump telah sepenuh hati mendukung terjadinya penutupan pemerintahan apabila Demokrat belum juga membuat keputusan untuk menyetujui rencananya di bidang imigrasi. Trump berencana menggalang dana 25 miliar dolar untuk membangun tembok perbatasan, yang merupakan janji kampanye-nya saat pemilihan presiden lalu. Melalui postingan twitternya Trump meminta anggota Demokrat dan Republik  untuk mendukung langkahnya. (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading