Tanpa SNI, Bawa Masuk Mainan Impor Dibatasi Maksimal 5 Buah

News - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
23 January 2018 10:13
Tanpa SNI, Bawa Masuk Mainan Impor Dibatasi Maksimal 5 Buah
Jakarta, CNBC Indonesia - Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Ditjen Bea Cukai) Kementerian Keuangan merelaksasi aturan mainan impor yang wajib berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI).

Kepala Sub Direktorat Komunikasi dan Publikasi Ditjen Bea Cukai, Deni Sujantoro, saat berbincang dengan CNBC Indonesia menjabarkan relaksasi yang diberikan, setelah melakukan mediasi dengan asosiasi mainan.

Pemerintah sepakat memberikan pengecualian terhadap kewajiban SNI atas impor mainan yang masuk melalui barang bawaan penumpang yang menggunakan pesawat udara maksimal 5 buah.


“Jadi kalau di luar pesawat udara, misalnya jalur laut, itu tetap kena wajib SNI,” kata Deni, (Selasa 23/1/2018).

Apabila mainan tersebut adalah barang kiriman, maka pengecualian terhadap kewajiban SNI atas impor maksimal 3 buah per pengiriman untuk satu orang, dalam jangka waktu sekitar 30 hari.

“Kalau dalam kurun waktu 30 hari kirim 3 buah lagi, wajib SNI,” jelasnya.

Deni mengatakan, jika mainan impor melebihi batasan yang ditetapkan, maka selisihnya diwajibkan untuk berlabel SNI. Jika tidak, maka barang tersebut akan dikembalikan ke negara asal atau dimusnahkan.

“Dikecualikan, bagi mereka yang mau urus SNI. Itu urusannya sudah sama Kementerian Perindustrian. Barang akan ditangguhkan dulu di Bea Cukai,” katanya.

Otoritas kepabeanan menegaskan, aturan ini mulai berlaku pada hari ini. Nantinya, pemerintah melalui Kementerian Perindustrian akan menerbitkan aturan teknis sebagai payung hukum kebijakan tersebut. (dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading