BPH Migas: Konsumsi BBM Tahun 2018 75 Juta Kiloliter

News - Rivi Satrianegara, CNBC Indonesia 08 January 2018 14:59
BPH Migas: Konsumsi BBM Tahun 2018 75 Juta Kiloliter
  • Sebanyak 51,3 juta kiloliter adalah konsumsi untuk bensin jenis umum yang tidak disubsidi, yakni bensin mulai oktan 88 ke atas 
  • Alokasi solar dan minyak tanah sebanyak 16,2 juta kiloliter 

Jakarta, CNBC Indonesia- Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperkirakan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sepanjang tahun 2018 sebesar 75 juta kilo liter (KL).

Kepala BPH Migas Fanshurulloh mengatakan jumlah itu dibagi menjadi jenis BBM tertentu (JBT) sekitar 16,2 juta KL untuk solar dan minyak tanah, jenis BBM khusus penugasan (JBKP), dan jenis BBM umum (premium, pertalite, pertamax) sekitar 51,3 juta KL.

Jenis BBM tertentu yakni bensin jenis solar dan minyak tanah, BBM khusus penugasan adalah bensin dengan RON 88 atau premium dengan harga khusus ditetapkan pemerintah. Sementara jenis BBM umum adalah bensin non subsidi mulai dari Oktan 88 ke atas.


Dari jumlah itu, PT Pertamina (Persero) mengelola sekitar 79% dari total kuota BBM nasional sepanjang tahun ini yang terdiri dari 15,9 juta KL untuk solar dan minyak tanah, dan premium khusus untuk luar Jawa, Bali dan Madura sebanyak 7,5 juta KL.



“Pertamina menjadi pelaksana penyediaan dan pendistribusian sekitar 70% BBM umum, di luar itu dipegang sekitar 200 Badan Usaha Swasta,” sebut Fanshurullah di kantor Kementerian ESDM, Senin (8/1/2018).

Dia menyampaikan Pertamina sempat mengajukan 5,4 juta KL atas BBM JBKP. Namun, kata Fansurullah, BPH tidak menyetujui dan dalam sidang komite ditingkatkan menjadi 7,5 juta KL.

Dalam kesempatan yang sama BPH Migas juga meresmikan penugasan untuk PT AKR Corporindo Tbk bersama Pertamina atas penyediaan dan pendistribusian BBM tertentu dan khusus penugasan sepanjang tahun 2018. (gus/gus)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading