MARKET DATA

BI Serap Rp24 T dari Hasil Lelang SRBI, Imbal Hasil Turun

Arrijal Rachman,  CNBC Indonesia
28 August 2026 17:13
Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas (DPMA) Bank Indonesia, Erwin Gunawan Hutapea memberi pemaparan dalam acara Central Banking Forum 2026, di Grand Ballroom Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Senin (13/4/2026). (CNBC Indonesia/Tri
Foto: Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas (DPMA) Bank Indonesia, Erwin Gunawan Hutapea memberi pemaparan dalam acara Central Banking Forum 2026, di Grand Ballroom Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Senin (13/4/2026). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) memenangkan lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) senilai Rp 24 triliun pada Jumat (28/8/2026).

Lelang yang dimenangkan itu menjadi yang tertinggi pada bulan ini, sebab hasil lelang 7 Agustus 2026 yang dimenangkan hanya Rp 7 triliun, dan pada 14 Agustus Rp 20 triliun.

"Bank Indonesia memenangkan penawaran sebesar Rp24 triliun dari total Rp43,5 triliun penawaran yang masuk," kata Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas Bank Indonesia Erwin Gunawan Hutapea hari ini.

Seiring dengan hasil lelang hari ini, rata-rata tertimbang (RRT) yield SRBI tenor 12 bulan yang dimenangkan turun menjadi 7%, dari 7,37% pada lelang sebelumnya.

Penurunan ini sejalan dengan rata-rata yield yang ditawarkan peserta lelang, yang turun dari 7,45% menjadi 7,08%.

"Perkembangan ini sejalan dengan kondisi likuiditas pasar uang dan perbankan yang terus dijaga oleh Bank Indonesia melalui pengelolaan instrumen moneter secara terukur," ucap Erwin.

Erwin menegaskan, ke depan, Bank Indonesia akan terus mengoptimalkan instrumen moneter, termasuk SRBI, untuk menjaga kecukupan likuiditas, mendukung stabilitas pasar uang dan nilai Rupiah, serta tetap menarik aliran masuk portofolio asing.

(arj/arj) [Gambas:Video CNBC]
Next Article Destry Bilang Modal Asing Mulai Deras Masuk RI, Tembus US$ 8,5 M di Q2


Most Popular
Features