MARKET DATA

BI Operasi Besar-besaran Selamatkan Rupiah, Ini Rencananya!

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
09 June 2026 13:05
Pekerja pusat penukaran mata uang asing menghitung uang Dollar AS di gerai penukaran mata uang asing Dolarindo di Melawai, Jakarta, Senin (4/7/2022). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)
Foto: Ilustrasi dolar Amerika Serikat (AS). (CNBC Indonesia/ Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia-Bank Indonesia (BI) meningkatkan intensitas operasi moneter rupiah dan valuta asing (valas) untuk menahan laju pelemahan rupiah yang berlangsung beberapa waktu terakhir.

"Peningkatan intensitas operasi moneter baik rupiah maupun valuta asing untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar rupiah," ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam siaran pers, Selasa (9/6/2026)

Langkah operasi yang ditempuh yaitu dengan pembukaan lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) sebanyak dua kali seminggu.

BI juga menaikkan struktur suku bunga pada seluruh tenor 6, 9, dan 12 bulan untuk semakin meningkatkan imbal hasil bagi masuknya investasi portofolio asing.

"Kenaikan struktur suku bunga SRBI dimaksud dilakukan sesuai mekanisme pasar dan untuk menjadikan investasi portofolio di Indonesia tetap kompetitif dengan negara lain," jelasnya.

Sementara itu, penguatan operasi moneter valuta asing terus dilakukan dengan meningkatkan intensitas intervensi baik melalui transaksi spot dan DNDF di pasar domestik maupun transaksi NDF di pasar luar negeri.

(ras/mij) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article BI Gencar Terbitkan SRBI, Kini Rp 921,88 T Demi Selamatkan Rupiah


Most Popular
Features