BI Borong Surat Utang Pemerintah Awal 2026 Rp90 Triliun
Jakarta, CNBC Indonesia - Bank Indonesia (BI) makin gencar membeli surat berharga negara (SBN) pemerintah Indonesia pada tahun ini.
Sepanjang kuartal I-2026, total SBN yang telah dibeli BI sekitar Rp 90,05 triliun. Terdiri dari Rp 25,4 triliun pada Januari 2026, Rp 28,1 triliun pada Februari, dan Rp 36,5 triliun pada Maret.
"Tahun ini kami year to date nya sudah membeli Rp 90,05 triliun," kata Gubernur BI Perry Warjiyo saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR, Rabu (8/4/2026).
Total SBN yang dibeli BI pada kuartal I-2026 ini lebih tinggi dari yang dilakukan pada kuartal I-2025. Tahun lalu, nilainya hanya sebesar Rp 75,2 triliun, sehingga ada kenaikan sekitar 19,6% dengan realisasi kuartal I-2026.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan, tujuan pembelian SBN itu ialah untuk meredam kenaikan imbal hasilnya di pasar obligasi.
"Untuk mendukung stabilitas yield di pasar SBN. Karena dengan membeli SBN, itu sebagai salah satu upaya untuk menjaga yieldnya tidak terlalu tinggi," ungkapnya.
Mayoritas SBN yang dibeli BI itu ialah yang diperdagangkan di pasar sekunder, dengan nilai Rp 50,6 triliun. Lalu, di pasar primer sebesar Rp 39,5 triliun.
(arj/mij) [Gambas:Video CNBC]