MARKET DATA

Tahun Ini ID FOOD Targetkan Laba Naik 11%

Romys Binekasri,  CNBC Indonesia
30 March 2026 17:55
adan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) memastikan kedatangan Gula Kristal Putih (GKP) untuk penuhi kebutuhan stok gula pada HBKN Ramadan dan Idulfitri. Hal tersebut disampaikan Kepala NFA Arief Prasetyo Adi  saat meninjau pembukaan palka kapal pengadaan Gula Kristal Putih yang didatangkan Holding BUMN Pangan ID FOOD di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (1/4/2023). (Ist Badan Pangan)
Foto: Pembukaan palka kapal pengadaan Gula Kristal Putih yang didatangkan Holding BUMN Pangan ID FOOD di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok, Jakarta, Sabtu (1/4/2023). (Ist Badan Pangan))

Jakarta, CNBC Indonesia — Holding BUMN pangan ID FOOD menargetkan laba bersih di tahun 2026 naik 11% jadi Rp 437 miliar dari capaian laba tahun ini yang sebesar Rp 393 miliar.

Direktur Utama ID FOOD Ghimoyo memaparkan, sejak tahun 2021 pihaknya baru merealisasikan laba setelah sebelumnya mengalami kerugian.

"ID FOOD berkomitmen terus memperbaiki performa keuangannya, sehingga revenue, EBITDA, dan net income ditargetkan meningkat," ujarnya dalam rapat dengan Komisi VI di gedung DPR RI Jakarta, Senin (30/3/2026).

Dalam paparannya, tercatat perusahaan mendapatkan tekanan sejak tahun 2021 yang rugi Rp 823 miliar. Kemudian kerugian membaik pada di tahun 2022 jadi sebesar Rp 298 miliar. Kerugian terus menyusut di tahun 2023 jadi Rp 194 miliar. Namun, sedikit melebar di tahun 2024 yang sebesar Rp 231 miliar.

Target laba yang naik tahun ini juga didorong oleh target pendapatan yang diproyeksikan naik sebesar 31% jadi Rp 35,9 triliun. Diketahui, pendapatan sepanjang tahun 2025 sebesar Rp Rp27,4 triliun

Sepanjang tahun 2025, kenaikan ini didorong oleh penjualan 3 produk utama seperti gula, daging sapi, dan daging kerbau.

Ia menjelaskan, peningkatan performa perusahaan tahun ini juga akan mencerminkan peningkatan profitabilitas yang tecermin dengan peningkatan ROA yang diperkirakan akan naik 157% jadi 1,8% dari capaian tahun 2025 yang sebesar 0,7%. Sementara ROE ditargetkan akan naik 145% dari 1,1% jadi 2,7% di tahun 2026

Sementara itu, dari sisi profitabilitas, EBITDA ID FOOD tahun ini ditargetkan naik 21% jadi Rp 895 miliar dari capaian tahun 2025 yang sebesar Rp 720 miliar.

Nantinya, Ia menambahkan, aset ID FOOD di tahun 2026 akan turun 55% jadi Rp 24,1 triliun dari aset 2025 yang sebesar Rp 53,9 triliun.

"Nilai aset ID FOOD akan berkurang lebih dari setengahnya atas dampak penataan anak perusahaan dan refocusing menjadi perusahaan perdagangan pangan," tutupnya.

(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Laba Vale (INCO) Naik 2,6% Jadi US$52,45 Juta pada Kuartal III-2025


Most Popular
Features