IHSG Rebound, Asing Malah Jual Saham Ini
Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing tercatat melakukan aksi pembelian bersih jumbo sebesar Rp1,99 triliun di seluruh pasar, Selasa (13/1/2026). Perinciannya, sebesar Rp1,45 triliun di pasar reguler dan sebesar Rp539,49 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Kendati demikian, sejumlah saham justru banyak dijual asing. Berdasarkan data perdagangan, Hartadinata Abadi (HRTA) menjadi saham dengan net sell asing terbesar, mencapai Rp113,02 miliar.
Aksi jual asing juga cukup deras terjadi pada saham perbankan papan atas, khususnya Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI).
Tekanan jual asing turut menyasar saham sektor manufaktur, properti, hingga energi. Mengutip Stockbit, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan Selasa:
- PT Hartadinata Abadi Tbk. (HRTA) - Rp113,02 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) - Rp98,94 miliar
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) - Rp92,85 miliar
- PT Impack Pratama Industri Tbk. (IMPC) - Rp46,28 miliar
- PT Sentul City Tbk. (BKSL) - Rp38,42 miliar
- PT Sinergi Inti Andalan Tbk. (INET) - Rp36,98 miliar
- PT XLSMART Telecom Tbk. (EXCL) - Rp33,42 miliar
- PT Bumi Resources Minerals Tbk. (BRMS) - Rp29,50 miliar
- PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) - Rp28,95 miliar
- PT Indika Energy Tbk. (INDY) - Rp22,54 miliar
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melesat 0,72% atau lompat 63,58 poin ke level 8.948,30 pada penutupan perdagangan. IHSG berhasil menguat meski pasar saham domestik masih dalam fase volatilitas yang tinggi.
Tercatat, dari titik tertinggi ke terendah perdagangan hari ini, IHSG bergerak volatil dan tiba-tiba kehilangan 115 poin atau terpangkas 1,28%, sebelum nyaris memulihkan seluruh poin yang hilang pada akhir perdagangan.
Sebanyak 348 saham naik, 327 turun, dan 131 tidak bergerak. Total nilai transaksi hari ini tergolong sangat ramai atau mencapai Rp 33,43 triliun yang melibatkan 62,87 miliar saham dalam 3,80 juta kali transaksi.
(mkh/mkh)