Aroma Gagal Bayar Repo Saham Haji Asep Seret 'ZATA AA Gym'

Market - , CNBC Indonesia
25 January 2023 11:13
Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Tri Susilo) Foto: Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa Royal Investium Sekuritas disuspensi dan tidak diperkenankan melakukan perdagangan efek. Suspensi ini berlaku sejak 17 Januari 2023.
"Berdasarkan hasil pemantauan Bursa terhadap Sistem Pusat Pelaporan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) nilai MKBD PT Royal Investium Sekuritas per tanggal 16 Januari 2023 tidak memenuhi ketentuan nilai minimum yang dipersyaratkan," tulis keterangan resmi bursa.

"Menindaklanjuti hal tersebut, dengan ini diumumkan bahwa terhitung sejak Sesi I Perdagangan Efek tanggal 17 Januari 2023, PT Royal Investium Sekuritas tidak diperkenankan melakukan aktivitas perdagangan di Bursa sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut." Sambung keterangan tersebut.

Tidak dijelaskan alasan mengapa MKBD broker berkode LH tersebut berkurang hingga berada di bawah batas minimal. Namun, menurut rumor yang beredar di pasar, transaksi gagal bayar Repurchase Agreement alias repo yang menjadi biang kerok yang berbuntut pada tergerusnya MKBD.

Repo kabarnya dilakukan atas saham PT Bersama Zatta Jaya Tbk (ZATA), PT Indo Pureco Pratama Tbk (IPPE), serta PT Berkah Beton Sedaya Tbk (BEBS). Kalangan broker saham dan pelaku pasar pun mewanti-wanti untuk tidak mentransaksikan dan menerima repo ketiga saham tersebut.

Fyi aja nih, repo lebih dikenal dengan sebutan gadai saham terjadi dimana ketika seorang nasabah yang membutuhkan dana likuid bisa menjaminkan saham miliknya untuk mendapatkan pinjaman.

Pada prakteknya banyak oknum yang melakukan aksi goreng saham sehingga harga underlying saham yang akan digadaikan naik dan mendapat jumlah pinjaman lebih banyak dengan tujuan akhir memang tidak ingin membayar pinjaman tersebut sehingga terjadi gagal bayar.

Secara terpisah, BEI tak menampik gagal bayar atas repo saham bisa menjadi salah satu pemicu berkurangnya MKBD.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, ada beberapa faktor yang mempengaruhi berkurangnya MKBD broker atau perusahaan sekuritas. Diantaranya, risiko pasar seperti haircut atas portofolio yang dimiliki oleh AB dan risiko kegiatan usaha serta likuiditas.

"Selain itu, ada juga faktor tagihan yang lewat jatuh tempo, erta komitmen penjaminan emisi jika AB tidak memiliki bank garansi atau jenis ranking liabilities lainnya, seperti Reverse Repo yang tidak disertai dengan jaminan yang cukup (ada ketentuan batas minimal jaminan), selengkapnya tertuang dalam POJK 52 tahun 2020," terang Irvan.

Meski begitu, pihak BEI belum bersedia mengungkap penyebab utama disuspensinya Royal Investium. Yang terang, otoritas bursa saat ini telah melakukan pemeriksaan terhadap Royal Investium. Suspensi akan dibuka setelah MKBD perusahaan kembali memenuhi persyaratan.


[Gambas:Video CNBC]

(trp/dhf)
HALAMAN :
1 2
Artikel Selanjutnya

Duh! Saham Fesyen AA Gym Sentuh ARB Nih

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading