Market Commentary

Penjualan Melejit 2.000%, Saham JARR Melonjak 23% Lebih

Market - Chandra Dwi, CNBC Indonesia
25 November 2022 11:06
Jhonlin Agro Raya Foto: Dok Perusahaan

Jakarta, CNBC Indonesia - Saham emiten kelapa sawit milik konglomerat Haji Isam yakni PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) terpantau melonjak lebih dari 20% pada perdagangan sesi I Kamis (24/11/2022).

Pada pukul 10:50 WIB, saham JARR melejit 23,53% menjadi Rp 294/saham. Bahkan, saham JARR nyaris menyentuh batas auto rejection atas (ARA).

Nilai transaksi saham JARR pada perdagangan sesi I sudah mencapai Rp 4,13 miliar dengan volume transaksi yang diperdagangkan sebanyak 14,84 juta lembar saham.

Penyebab kenaikan harga JARR secara signifikan pada perdagangan sesi I hari ini adalah karena kinerja keuangannya pada kuartal III-2022, di mana penjualan perseroan melonjak hingga sekitar 2.000%.

Penjualan bersih JARR pada kuartal III-2022 dilaporkan meroket hingga 2.083,65% menjadi Rp 3,43 triliun, dari sebelumnya pada periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 157,01 miliar.

Dengan melonjaknya penjualan bersih JARR, maka perseroan juga berhasil mencetak laba bersih pada kuartal III-2022 yakni sebesar Rp 40,4 miliar, dari sebelumnya pada kuartal III-2021 perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp 34,13 miliar.

Dari orderbook-nya, tercatat sudah ada 148.510 lot transaksi saham JARR pada perdagangan sesi I. Adapun secara terperinci, sudah ada 1.354 lot pada order beli atau bid di harga Rp 292/saham. Sedangkan di order jual atau offer, sudah ada 18.553 lot di harga Rp 294/saham.

Adapun bid terbesar berada di harga Rp 288/saham yang mencapai 2.308 lot, sedangkan offer terbesar berada di Rp 294/saham, yang mencapai 18.553 lot.

Diketahui, saham JARR merupakan emiten kelapa sawit yang juga terbilang baru di Bursa Efek Indonesia (BEI). Saham JARR resmi melantai di bursa pada 4 Agustus lalu.

TIM RISET CNBC INDONESIA

Sanggahan: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli atau menjual saham terkait. Keputusan investasi sepenuhnya ada pada diri anda, dan CNBC Indonesia tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Mau IPO, Diam-diam Haji Isam Bangun Pabrik Minyak Goreng


(chd/chd)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading