24 Emiten Ini Masuk IDX LQ45 Low Carbon Leaders

Market - Romys Binekasri, CNBC Indonesia
11 November 2022 10:40
Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/10/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto) Foto: Karyawan melintas di samping layar elektronik yang menunjukkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (11/10/2022). (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah meluncurkan Indeks baru yaitu IDX LQ45 Low Carbon Leader hari ini. IDX LQ45 Low Carbon Leaders merupakan Indeks yang bertujuan untuk mengurangi eksposur intensitas emisi karbon atas portofolio sebesar minimal 50 persen dibandingkan dengan Indeks LQ45 sebagai parent index.

Indeks tersebut ditentukan berdasarkan penyesuaian bobot per sektor sesuai dengan carbon intensity dan mengecualikan perusahaan di industri batu bara sesuai dengan klasifikasi IDX-IC.

Adapun etode penghitungan Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders tersebut menggunakan metode Capped Adjusted Free Float Market Capitalization Weighted dengan diterapkan pembatasan bobot saham paling tinggi sebesar 15% yang disesuaikan pada saat evaluasi. Indeks IDX LQ45 Low Carbon Leaders telah dihitung sejak hari dasarnya pada 2 November 2020 dengan nilai dasar 100.

Adapun daftar saham konstituen awal indeks IDX LQ45 low carbon leaders periode 11 November 2022 hingga 31 Januari 2023 diantaranya ;


PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)
PT Astra International Tbk (ASII)
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN)
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI)
PT Barito Pasific Tbk (BRPT)
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK)
PT XL Axiata Tbk (EXCL)
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO)
PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)
PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF)
PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
PT Kalbe Farma Tbk (KLBF)
PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS)
PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk (TBIG)
PT Timah Tbk (TINS)
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM)
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR)
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA)
PT United Tractor Tbk (UNTR)


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Gokil, Sisa Sebulan 43 Perusahaan Masih Antre IPO


(rob/ayh)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading