Kenalin, Calon Emiten Batu Bara Baru: Black Diamond Resources

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
15 August 2022 11:54
Black Diamond Resources Foto: Dok Perusahaan

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Black Diamond Resources Tbk (COAL), perusahaan tambang batu bara, berencana melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan dana yang diincar mencapai Rp 227,5 miliar.

Perseroan melalui entitas anak, PT Dayak Membangun Pratama (DMP), mengelola tambang batu bara di Kurun, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah. 

Black Diamond siap melepas sebanyak 1,75 miliar saham baru atau setara 25,93% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan setelah IPO, dengan harga penawaran Rp 100-130 per saham.


Manajemen Black Diamond dalam prospektusnya, dikutip pada Senin (15/8/2022) mengungkapkan bahwa perseroan telah menunjuk PT Surya Fajar Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam aksi korporasi tersebut.

Adapun dana yang dihimpun dari IPO akan digunakan dengan rincian, sebanyak Rp 40 miliar akan disalurkan kepada entitas anak, yakni PT Dayak Membangun Pratama (DMP) untuk digunakan sebagai belanja modal. 

Rinciannya, sebesar Rp 30,88 miliar akan disalurkan kepada DMP untuk membayar utang kepada kontraktor PT Heral Eranio Jaya dan CV Putra Jaya atas pekerjaan pembangunan infrastruktur jalan, serta sekitar Rp 9,11 miliar untuk pembangunan mess karyawan dan workshop DMP.

Selain itu, sisa dana akan disalurkan kepada Dayak Membangun Pratama untuk modal kerja, antara lain untuk membayar vendors dan pemasok DMP, membayar biaya para kontraktor tambang, pembelian bahan bakar, perbaikan dan peningkatan kualitas jalan tambang, dan digunakan untuk pembelian peralatan kantor, gaji karyawan, dan lainnya.

COAL adalah perusahaan induk atas perusahaan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) produksi batu bara, yang melakukan aktivitas penambangan di area Gunung Mas, Kalimantan Tengah.

Sebagai induk dari perusahaan tambang batu bara yang memiliki IUP, saat ini sebagian besar kinerja COAL tercermin dari kegiatan usaha entitas anaknya tersebut. Oleh karena itu, setiap kegiatan operasional dan kinerja keuangan yang dihasilkan oleh entitas anak sangat mempengaruhi kinerja keuangan COAL.

Kontribusi entitas anak sangat mempengaruhi profitabilitas karena secara konsolidasian seluruh pendapatan dari COAL dan entitas anak berasal dari pendapatan DMP sebagai entitas anak.

Simak jadwal IPO COAL:

Masa penawaran awal: 12-22 Agustus 2022

Perkiraan tanggal efektif: 29 Agustus 2022

Perkiraan masa penawaran umum: 31 Agustus - 5 September 2022

Perkiraan tanggal pencatatan di BEI: 7 September 2022 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Nilai Emisi IPO di BEI Sudah Capai Rp 3,18 Triliun


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading