Ditanya Soal IPO, Blibli Sebut Tengah Tunggu Momentum Pasar

Market - Romys Binekasri, CNBC Indonesia
26 July 2022 06:25
Susul Buka & Goto, Blibli Siap IPO, Hingga Waskita Restrukstruksi Utang Foto: CNBC Indonesia TV

Jakarta, CNBC Indonesia - Rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) Blibli.com kian santer terdengar di kalangan pelaku pasar. Blibli dikabarkan berencana menghimpun US$ 500 juta atau sekitar Rp 7,2 triliun melalui perhelatan tersebut.

Senior VP O2O Blibli David Michum tak menampik adanya rencana tersebut. Cuma memang, perlu persiapan sedemikian rupa sebelum menghelat IPO.

David mengungkapkan, pihaknya masih terus melihat kondisi iklim investasi sambil terus mengembangkan fitur dan pelayanan aplikasi digital yang ada dalam Blibli.com. Terlebih, momentum yang tepat merupakan salah satu pertimbangan utama dalam melakukan aksi korporasi.


"Sebenarnya kami masih terus melihat kondisi, kami akan terus mengembangkan semua fitur pelayanan kita," ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin (25/7/2022).

Selain melihat kondisi iklim investasi, faktor lainnya adalah soal kepuasan konsumen terhadap pelayanan aplikasi Blibli.com. Sebab, konsumen menjadi objek utama dalam tujuan pengembangan kinerja perseroan.

"Sehingga nanti pada saat yang tepat, konsumennya merespons kan itu yang paling penting. Jadi kalau kepuasannya konsumen paling utama, market siap nanti di waktu yang tepat akan kita umumkan lebih lanjut," tuturnya.

Sebelumnya, rencana IPO Blibli, menurut Deal Street Asia, memasuki tahap finalisasi dalam beberapa minggu ke depan. Jika semua sesuai jadwal, saham Blibli akan diperdagangkan di bursa paling cepat pada akhir Juli.

Menurut pemberitaan yang sama, Blibli akan merger sebagai perusahaan hasil merger antara Blibli dan Tiket.com dengan valuasi perusahaan sebelum IPO mencapai US$ 4 miliar.

Blibli dan Tiket.com adalah perusahaan teknologi yang dimiliki oleh GDP Ventures, perusahaan modal ventura yang terafiliasi dengan Grup Djarum.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Nilai Emisi IPO di BEI Sudah Capai Rp 3,18 Triliun


(RCI/dhf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading