Caplok Jalan Layang MBZ, Saham META Terbang 33,6%

Market - Putra, CNBC Indonesia
05 July 2022 12:29
Pengendara mobil melintas di sepanjang Tol MBZ, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (24/12/2021). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META) melesat tajam dan hampir ditutup auto reject atas (ARA) di sesi I perdagangan Selasa (5/7/2022).

Saham yang terafiliasi dengan Group Salim tersebut harganya melesat 33,63% ke Rp 151/unit. Saat awal perdagangan harga saham META dibuka di Rp 120/unit.

Namun di sepanjang perdagangan, saham META telah ditransaksikan sebanyak 15.551 kali dengan rentang harga Rp 115-152 per unit.


Kenaikan harga saham META yang tajam didongkrak oleh aksi korporasi yang dilakukan perseroan berupa akuisisi 40% saham konsesi tol Jalan Layang Jakarta-Cikampek atau Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ), dari PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).

Berdasarkan informasi yang diterima oleh CNBC Indonesia, Metro Pacific Tollways Corporation (MPTC) menandatangani sale purchase agreement (SPA) atas pembelian 40% konsesi Tol MBZ dengan nilai transaksi mencapai US$ 269,6 juta atau setara Rp 4,03 triliun. SPA telah ditandatangani pada 30 Juni 2022 lalu.

Manuver ke bisnis jalan tol bukan pertama kalinya yang Salim Cs lakukan. Salim mencoba melebarkan sayap ke jalan tol di Indonesia sejak 2017. Pada 3 November 2017, MPTC melalui Metro Pacific Tollways Indonesia, membeli saham PT Nusantara Infrastructure Tbk (META).

Rinciannya, MPTC mengakuisisi sebanyak 42,25% saham META setara dengan 6,6 miliar saham META. Sementara nilai transaksi Rp 1,81 triliun atau PHP 6,9 miliar. Harga beli per saham Rp 274.

Transaksi ini meningkatkan kepemilikan MPTI di META dari semula hanya 4,83% menjadi 47,08%. Saat ini, Metro Pacific memiliki 13,22 miliar saham atau setara 74,65% saham META. 


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Empat Hari Beruntun Pecah Rekor, IHSG Lanjut Naik Gak Nih?


(trp/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading