Bursa Eropa Kompak Dibuka Hijau Jelang Rilis Data Ekonomi AS

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa saham Eropa kompak terapresiasi pada perdagangan Senin (6/6/2022), di mana pasar global bersiap untuk rilis data ekonomi utama Amerika Serikat (AS) termasuk data inflasi terbaru.
Indeks Stoxx 600 di awal sesi naik sebanyak 0,6%, di mana saham sumber daya alam melonjak 1,5% dan menjadi pemimpin kenaikan, sementara itu mayoritas saham berada di zona positif.
Indeks DAX Jerman terapresiasi 112,75 poin (+0,79%) ke 14.574,21 dan indeks CAC Prancis menguat 0,85%. Hal yang serupa terjadi dengan indeks FTSE Inggris yang naik tajam 1,02% ke level 7.609,14.
Awal positif untuk bursa saham Eropa hari ini setelah data ekonomi AS menunjukkan bahwa ada sebanyak 390.000 pekerjaan baru pada Mei.
Bursa saham AS dan Eropa turun karena investor menilai potensi kenaikan suku bunga sebagai akibat dari data yang lebih baik dari perkiraan.
Pembacaan inflasi AS terbaru pada akhir pekan ini akan menjadi fokus utama bagi pasar. Indeks Harga Konsumen (IHK) di bulan Mei diperkirakan hanya sedikit lebih dingin dari April dan beberapa analis memperkirakan bahwa inflasi telah mencapai puncaknya.
Indeks sentimen konsumen dari University of Michigan juga akan dirilis di hari yang sama dan akan diawasi ketat oleh investor.
Kontrak berjangka (futures) indeks bursa AS bergerak lebih tinggi sedikit di perdagangan hari ini setelah penurunan pekan lalu, di mana investor masih memperkirakan bahwa bank sentral AS (Federal Reserve/The Fed) akan mengetatkan kebijakan moneternya secara agresif untuk mengendalikan inflasi yang melonjak.
Sementara itu, saham-saham di Asia Pasifik bergerak beragam hari ini, di mana survei menunjukkan adanya kontraksi aktivitas pada sektor jasa China untuk bulan Mei.
TIM RISET CNBC INDONESIA
[Gambas:Video CNBC]
Rusia Ukraina Perang, Bursa Saham Eropa 'Kebakaran'
(aaf)