Harta Rp 718 T Raib Sekejap, Elon Musk Masih Paling Kaya

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
27 May 2022 08:35
Jokowi Bertemu Elon Musk (Ist Instagram Setkab)

Jakarta, CNBC Indonesia - Elon Musk menjanjikan akan menambah pendanaan dalam rencananya menguasai Twitter Inc (TWTR.N). Dana tambahan yang ditawarkan oleh Elon Musk senilai US$ 6,25 miliar di luar dari pembiayaan yang ditarkan sebelumnya senilai US$ 44 miliar.

Dikutip Reuters, rencana aksi penambahan pendanaan itu, akan mengurangi pinjaman margin miliarder tersebut dari saham Tesla Inc (TSLA.O). Padahal Elon Musk belum lama ini kehilangan banyak hartanya. Hal tersebut terjadi ketika harga saham Tesla merosot ke level terendah tahun ini, yang membuat dia kehilangan US$ 12,3 miliar (sekitar Rp 180 triliun) dari kekayaan bersihnya.

Setelah sebelumnya harga saham turun 6% pada Rabu (18/5), saham Tesla sekarang turun 28% sejak Musk meluncurkan tawarannya untuk membeli Twitter pada 14 April lalu. Ini berarti kekayaan bersih Musk total telah turun hingga $49 miliar (sekitar Rp 718 triliun) sejak ia pertama kali mengajukan penawaran senilai US$44 miliar untuk membeli Twitter.


Melansir laman Fortune, Minggu (22/5/2022), penurunan saham Tesla terjadi bersamaan dengan kejatuhan pasar yang lebih dalam, yang membuat S&P 500 turun 4% sepanjang hari. Tetapi Tesla juga menghadapi angin sakal yang unik. Tesla dikeluarkan dari S&P Sustainability ESG Indeks karena sebagian klaim diskriminasi rasial dan kondisi kerja yang buruk di pabriknya, di California.

Musk melalui Twitter mengatakan "ESG adalah scam," dan menambahkan bahwa S&P telah "kehilangan kredibilitas mereka". Orang terkaya di dunia itu juga menyebut bahwa dia akan mengalihkan dukungan politiknya dari Demokrat ke Republik.

"Di masa lalu saya memilih Demokrat, karena mereka (kebanyakan) adalah partai kebaikan," ujar Musk.

"Tapi mereka telah menjadi partai perpecahan & kebencian, jadi saya tidak bisa lagi mendukung mereka dan akan memilih Republik," imbuhnya.

Masih Jadi Orang Terkaya

Meski hartanya turun triliunan, Musk masih tetap menjadi orang terkaya di dunia, menurut Bloomberg Billionaires Index. Kekayaannya saat ini diperkirakan US$210 miliar-setara dengan 1% dari PDB AS dan 3 juta kali lebih besar dari pendapatan rumah tangga rata-rata AS.

Tetapi kekayaan bersih Elon Musk telah turun jauh dari puncak, sekitar US$ 340 miliar, yang ia capai pada November 2021.

Sejak awal tahun, kekayaan Musk anjlok sebesar 22,4%, atau US$60,4 miliar, hanya tertinggal di belakang CEO Binance Changpeng Zhao, turun US$81 miliar tahun ini, dan Jeff Bezos, yang telah kehilangan $62 miliar tahun ini.

Kekayaan Musk mulai turun drastis setelah dia pertama kali membeli 10% saham di Twitter pada 4 April. Pada saat dia membuat penawaran resmi untuk membeli Twitter pada 14 April, saham Tesla telah turun 14%. Pada hari Twitter menerima tawaran pembelian Musk, saham Tesla turun 12% lagi, karena pengamat pasar khawatir Musk tidak akan memiliki cukup uang untuk mendanai pembelian Twitter dan akan menjual saham Tesla untuk mendanai proyek. Ia memang diketahui menjual senilai US$8,5 miliar.

Penurunan harga saham Tesla baru-baru ini telah menghapus sebagian besar keuntungan yang dibuat perusahaan selama pandemi, yang melihat kapitalisasi pasarnya naik dari US$ 117 miliar pada Januari 2020 menjadi US$ 1 triliun pada Oktober 2021. Kapitalisasi pasar Tesla saat ini berada di US$ 735 miliar.

Dan ketika kekayaan Elon Musk merosot bersama dengan saham Tesla, perusahaan yang dia coba akuisisi juga tenggelam. Saham Twitter diperdagangkan 36% di bawah harga penawaran US$54,20 Musk, pada US$36,85 per saham.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Waduh! Elon Musk Dituntut Pemegang Saham Twitter, Ada Apa?


(RCI/dhf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading