Ini Deretan Investasi Northstar Selain GOTO, Ada Apa Saja?

Market - vap & Tim Riset, CNBC Indonesia
20 May 2022 16:16
INFOGRAFIS, Makin Tajir! Cek 10 Saham Cuan Patrick Walujo & Glenn Sugita

Jakarta, CNBC Indonesia - Northstar Group merupakan perusahaan Private Equity (PE) yang aktif berinvestasi di Asia Tenggara terutama Indonesia.

Meskipun kiprah dan kesuksesannya di dunia investasi dapat dilacak setelah menjadi salah satu investor awal Gojek, Northstar juga secara ekstensif melakukan investasi di banyak perusahaan lainnya.

Pekan ini saham GOTO terbang dan masuk radar bursa, meski demikian harganya masih berada di bawah harga penawaran perdana, yang artinya valuasinya ikut membebani portofolio investasi Northstar.


Selain GOTO, Northstar juga melakukan investasi di banyak perusahaan lain, termasuk perusahaan yang saat ini sudah berstatus publik, perusahaan rintisan teknologi dan perusahaan swasta non-teknologi.

Berdasarkan penelusuran Tim Riset CNBC Indonesia dan keterangan dari sumber yang dekat dan mengetahui kondisi ini, Northstar saat ini setidaknya memiliki portofolio di sepuluh perusahaan Indonesia.

Selain GOTO, emiten publik yang dimiliki oleh Northstar termasuk BFI Finance Indonesia (BFIN), Bundamedik (BMHS) dan Bank Artos (ARTO)--yang kini menjadi Bank Jago.

Sementara itu Northstar disebut telah keluar dari emiten finansial yang awal tahun ini diakuisisi oleh Boy Thohir, Trimegah Sekuritas Indonesia (TRIM). Sebelumnya Northstar juga sudah melepas investasi di emiten lainnya yakni Centratama Telekomunikasi Indonesia (CENT).

Sementara itu beberapa perusahaan rintisan yang memperoleh pendanaan dari Grup Northstar termasuk startup budidaya perairan eFishery, perusahaan distribusi dan logistik produk segar SayurBox, perusahaan teknologi logistik dengan fokus UMKM Ula, edutech Zenius dan perusahaan hiburan yang juga dimiliki Menteri BUMN Erick Thohir, Noice.

Terakhir dari sektor swasta non teknologi, Northstar juga diketahui melakukan investasi di perusahaan konsumer dengan produk utama susu dan berbasis di Malang, Greenfields.

Northstar Group yang berkantor pusat di Singapura didirikan oleh dua orang berkebangsaan Indonesia yang namanya sudah dikenal baik oleh investor. Mereka adalah Patrick Walujo dan Glenn Sugita.

Sebelum mendirikan Northstar, Patrick yang juga menantu salah satu orang terkaya di Indonesia Theodore Permadi Rachmat (TP Rachmat) bekerja sebagai Senior Vice President (SVP) di Pacific Century Ventures Ltd di Tokyo.

Sementara itu rekannya Glenn Sugita juga menduduki jabatan strategis sebagai Senior Vice President di PricewaterhouseCoopers Indonesia (PWC).

Laman resmi perusahaan menyebut bahwa perusahaan mengelola dana lebih dari US$ 2,5 miliar atau setara dengan Rp 35,87 triliun (kurs Rp 14.350/US$).

Sebagai PE kegiatan bisnis Northstar Group adalah menggalang pendanaan dari investor strategis seperti Sovereign Wealth Fund (SWF) hingga investor individu dengan kekayaan fantastis (high net worth individual) untuk diputarkan ke berbagai instrumen investasi, khususnya membeli dan berinvestasi di perusahaan swasta.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Cuan di Bank Jago, Patrick Walujo Investasi di Ternak Uang


Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading