Pendapatan Naik, Tapi Disrupsi Menekan Laba Aneka Gas (AGII)

Market - CNBC Indonesia, CNBC Indonesia
20 May 2022 12:40
Presiden Jokowi di Pabrik AGII, dok PresidenRi.go.id

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) mampu mencetak kenaikan pendapatan. Namun, laba bersihnya mengalami penurunan.

Sepanjang kuartal satu tahun ini, AGII membukukan pendapatan Rp 682,57 miliar. Angka ini naik 6,2% dibanding periode yang sama tahun lalu.

Akan tetapi, beban pokok naik 11,34% secara tahunan menjadi Rp 386,44 miliar. Kenaikan yang lebih tinggi dari pendapatan ini membuat AGII hanya mampu mencatat kenaikan laba kotor 0,2% secara tahunan menjadi Rp 296,13 miliar.


Direktur Utama AGII, Bapak Rachmat Harsono, mengatakan, pada kuartal pertama tahun 2022 terlihat ada kemajuan besar dalam perekonomian nasional dan juga pemulihan industri secara keseluruhan. Permintaan dari sektor pelanggan seperti consumer goods, ritel dan manufaktur lainnya telah menunjukkan peningkatan yang luar biasa karena perusahaan telah secara proaktif memposisikan diri sebagai mitra terpercaya untuk kegiatan industrialisasi nusantara.

Meski perusahaan menyambut perubahan ini dengan baik, manajemen tetap bijaksana dalam menentukan action plan. "Kami melihat adanya perubahan dari product mix dan normalisasi pasca-COVID akan sementara memberikan sedikit tekanan pada margin laba, namun kami akan mengelola hal tersebut melalui keunggulan operasional, optimalisasi biaya
permodalan, dan proyek-proyek strategis," terang Rachmat dalam keterangan resmi, Jumat (20/5/2022).

Tekanan yang terjadi membuat AGII membukukan laba bersih Rp 44,42 miliar. Nilai ini turun 10% dibanding kuartal satu 2021, Rp 49,36 miliar.

Perusahaan ke depan tetap dinamis dalam menentukan strategi pertumbuhan, dan akan terus menjaga portofolio bisnis yang terdiversifikasi dengan baik. "Secara keseluruhan, kami optimis akan kemampuan kami untuk berhasil mencapai target kinerja perusahaan tahun ini," imbuh Rachmat.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Beban Terkendali, Laba Mitratel Naik 33% Jadi Rp 459,4 M


(dhf/dhf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading