Nikel Jatuh 2%! Beneran Kemahalan Seperti Kata Elon Musk?

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
11 May 2022 17:53
FILE PHOTO: A worker holds iron ore at the Krakatau Bandar Samudra port, a subsidiary of PT Krakatau Steel Tbk in Cilegon, Indonesia's Banten province February 21, 2013. REUTERS/Beawiharta/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Virus Corona (Coronavirus Disease 2019/Covid-19) kembali menyerang Negeri Panda, China. Dampaknya pun terasa hingga ke harga nikel.

Pada Rabu (11/5/2022) pukul 15:22 WIB harga nikel dunia tercatat US$ 27.835/ton, anjlok 2,04% dibandingkan harga penutupan kemarin.


Rumah penelitian Antaike mengatakan lockdown China menekan konsumsi logam mineral, terutama nikel. Penyebabnya adalah produsen baterai kendaraan listrik mulai memotong bahkan menghentikan produksi.

"Ada dampak yang relatif besar pada permintaan, sebagian karena penurunan pesanan baterai dan pembatasan transportasi domestik," kata Antaike.

"Bagian dari sektor energi baru yang terkonsentrasi di Delta Yangtze dan China tenggara telah terkena dampak parah," tambahnya.

Output katoda nikel bulan lalu turun 5,9% dari Maret di 11.953 ton. Selain Covid-19 penurunan juga disebabkan oleh pemeliharaan oleh beberapa produsen.

Nikel adalah salah satu bahan baku utama dalam pembuatan baterai untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV). Sehingga jika produksi baterai EV menurun, permintaan nikel ikut turun.

Sebelumnya, Elon Musk menyebut harga nikel sudah kemahalan. Ucapan bos Tesla tersebut lantas tidak baik bagi Indonesia yang notabene merupakan produsen tambang dan pemilik cadangan nikel terbesar di dunia.

"Banyak pabrikan mobil dan perusahaan baterai melakukan shifting yang tadinya pakai nikel menjadi teknologi yang lebih murah, termasuk Tesla," jelas Septian Hario Seto, Deputi Bidang Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, kepada CNBC Indonesia, Rabu (11/5/2022).

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Josss, Harga Nikel Naik 6 Hari Beruntun!


(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading