Pasokan Numpuk, Harga Nikel Ambles Hampir 2%!

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
09 May 2022 15:32
A worker watches as trucks load up raw nickel near Sorowako, Indonesia's Sulawesi island, January 8, 2014. REUTERS/Yusuf Ahmad

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga nikel dunia ambles pada perdagangan hari ini seiring dengan pulihnya produksi nikel di China.

Pada Senin (9/5/2022) pukul 14:50 WIB harga nikel dunia tercatat US$ 29.510/ton, turun 1,88% dibandingkan posisi terakhir.

Harga nikel dunia turun ke bawah level US$ 30.000/ton. Pemulihan produksi nikel di China mengurangi kekhawatiran terhadap persediaan logam tersebut meskipun karantina wilayah (lockdown) masih berlangsung di China imbas kenaikan kasus virus corona (Coronavirus Disease/Covid-19).


"Untuk semua pembicaraan tentang penguncian Covid-19, aktivitas (peleburan) di China bertahan dengan baik pada bulan April," kata broker komoditas Marex dan SAVANT.

Kepala analisis Global Marex Guy Wolf mengatakan peningkatan harga selama berbulan-bulan tampaknya mulai mendorong produktivitas di pabrik peleburan. Sehingga jika tantangan logistik dapat diatasi, mungkin akan ada kelebihan bahan segera dikirim ke gudang perdagangan.

China memproduksi 12.900 ton nikel olahan pada bulan April, naik 2,62% dibandingkan bulan lalu (month-on-month/mom). Sedikit peningkatan output pada April sesuai dengan ekspektasi karena bahan baku nikel olahan sudah kembali normal.

Selain itu, beberapa produsen yang mengurangi produksi karena pemeliharaan pada Maret telah kembali berproduksi normal pada April. Output nikel olahan diperkirakan mencapai 13.400 mt pada Mei 2022, naik 3,63% mom.

Di sisi lain, permintaan nikel terhambat oleh lockdown di China imbas kenaikan kasus virus Covid-19. Sehingga berpotensi terjadi penumpukan pasokan. China adalah konsumen nikel terbesar di dunia. Sehingga permintaan nikel dari China mampu mempengaruhi gerak harganya.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Yes! Harga Nikel Pecah Rekor


(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading