Perang Rusia-Ukraina Jauh Dari 'Damai', Bursa Eropa Loyo!

Market - Annisa Aflaha, CNBC Indonesia
19 April 2022 14:40
The German share price index DAX graph is pictured at the stock exchange in Frankfurt, Germany, October 17, 2018.    REUTERS/Staff Foto: Indeks harga saham Jerman Grafik DAX digambarkan di bursa saham di Frankfurt, Jerman, 17 Oktober 2018. REUTERS / Staf

Jakarta. CNBC Indonesia - Bursa saham Eropa di sesi awal perdagangan kompak bergerak melemah pada hari ini, Selasa (19/4/2022), di mana investor masih fokus pada perkembangan terbaru dari perang antara Rusia dan Ukraina. Kemarin, bursa saham Eropa ditutup untuk memperingati Hari Paskah.

Indeks Stoxx 600 di awal sesi anjlok 1,1% ke level 456.85, di mana saham perjalanan dan hiburan merosot 2%. Sementara itu, saham minyak dan gas menguat 0,7%.

Indeks DAX Jerman terkoreksi 77,39 poin atau 0,55% ke 14.086,46 dan indeks CAC Prancis melemah 0,99% ke level 6.524,05.


Namun, indeks FTSE Inggris melemah tipis 0,04% ke level 7.613,09.

Investor global akan mengamati Ukraina lebih dekat setelah militer Ukraina mengatakan bahwa serangan ofensif yang telah lama diprediksikan ke wilayah Donbas di Ukraina Timur telah dimulai, di mana serangan intensif tersebut berlokasi di Slobozhansky dan Donetsk di Utara dan Timur negara itu.

Konflik tidak menunjukkan tanda-tanda akan segara berakhir, bahkan Bank Dunia telah menurunkan perkiraan pertumbuhan globalnya untuk tahun ini, hampir satu poin persentase penuh dari 4,1% menjadi 3,2% karena tekanan dari perang Rusia-Ukraina terhadap ekonomi global.

Bursa saham di Asia Pasifik bergerak beragam di perdagangan pagi hari ini waktu Indonesia, di mana investor masih mengamati reaksi pasar terhadap bank sentral China yang mengumumkan bantuan keuangan untuk sektor-sektor yang terkena Covid.

Sementara itu, bursa saham di AS bergerak menguat kemarin, di mana investor masih akan disibukkan dengan musim rilis kinerja keuangan pada pekan ini. Sebelum perdagangan dibuka hari ini, Johnson & Johnson dan Travelers akan melaporkan kinerja keuangannya.

Semua perhatian akan fokus pada kinerja keuangan Netflix yang dijadwalkan akan dirilis hari ini.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Rusia Ukraina Perang, Bursa Saham Eropa 'Kebakaran'


(aaf/aaf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading