Aji Mumpung! Harga Minyak Melesat, Harga Karet Terangkat

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
23 March 2022 18:05
A worker collects latex from a rubber tree in Sanya, in Hainan province in this November 6, 2007 file photo. Scientists are worried that the expansion of rubber plantations to feed China's voracious tyre industry, the world's largest, will destroy the ecosystem of Xishuangbanna, tucked between China's borders with Laos and Myanmar. REUTERS/Andy Gao/Files

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga karet dunia menguat selama empat hari beruntun didukung oleh kenaikan harga minyak mentah dunia dan pelemahan mata uang yen Jepang.

Pada Rabu (23/2/2022) pukul 15:52 WIB harga karet di bursa berjangka Jepang tercatat JPY 252,5/kg, naik 0,28% dibandingkan harga penutupan kemarin.


Harga minyak mentah terus melaju dalam empat hari terakhir menopang reli harga karet alam. Harga minyak mentah jenis Brent tercatat menguat 20,4% point-to-point (ptp). Sementara minyak jenis light sweet tercatat melonjak 16,1% ptp.

Harga minyak mentah yang tinggi akan menguntungkan bagi karet mentah, karena karet sintetis adalah barang substitusi.Ini karena minyak mentah adalah bahan baku yang digunakan sebagai karet sintetis. Sehingga saat harga minyak melambung, harga karet sintetis juga ikut terkerek.

Saat karet sintetis menjadi mahal, pembeli cenderung beralih ke karet alam yang lebih murah. Sehingga permintaan naik, maka harga akan ikut terungkit.

Sentimen positif lainnya datang dari mata uang Jepang yen yang melemah di hadapan dolar AS. Saat ini tercatat JPY 253,08/dolar AS, naik 5,3% dalam sepekan terakhir. Hal ini membuat karet yang dibanderol dengan mata uang yen menjadi lebih murah.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Yen Jepang "Digebuk" Paman Sam, Bikin Harga Karet Terangkat


(ras/ras)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading