Simak 7 Kabar Emiten Sebelum Transaksi Hari Ini, Semoga Cuan

Market - Teti Purwanti, CNBC Indonesia
10 March 2022 07:25
Pengunjung melintas di depan layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Kamis, 12 Maret 2020. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5,01% ke 4.895,75. Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dihentikan sementara (trading halt) setelah  Harga tersebut ke 4.895,75 terjadi pada pukul 15.33 WIB.  (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir dengan penguatan 0,74% di level 6.864,44 pada perdagangan Rabu (9/3/2022). Indeks konsisten bergerak di zona hijau sejak perdagangan dibuka.

Investor asing tercatat melakukan net buy sebesar Rp 760 miliar di pasar reguler. Total nilai transaksi kemarin cukup jumbo menjadi Rp 31,26 triliun. Ternyata, asing terpantau melakukan net sell di pasar negosiasi dengan nilai jumbo pada perdagangan Rabu (9/3/2022).

Data perdagangan mencatat asing net sell Rp 12,08 triliun di pasar negosiasi dan tunai.


Cermati kabar pasar serta kabar emiten berikut ini yang dihimpun dalam pemberitaan CNBC Indonesia sebelum memulai transaksi pada perdagangan Kamis (10/3/2022):

1.Saham SMKM Kena ARB Saat Debut Perdana

Harga saham emiten jasa konstruksi umum, PT Sumber Mas Konstruksi Tbk (SMKM), anjlok hingga menyentuh batas auto rejection bawah (ARB) khusus papan akselerasi sebesar 10% pada debut perdana, Rabu (9/3/2022).

Sebelum turun ke zona merah, sesaat setelah bel pembukaan berbunyi, saham SMKM sempat naik menyentuh batas auto rejection atas (ARA) khusus papan akselerasi 9,85% ke Rp 290/unit.

Padahal SMKM baru saja melakukan IPO dengan harga penawaran Rp 264/saham. Seluruh saham yang ditawarkan merupakan saham baru yang berasal dari portepel.

Dari hasil IPO, SMKM akan memperoleh dana sebesar Rp 66 miliar sebelum dikurangi biaya-biaya emisi. Sebesar 97% dari dana tersebut direncanakan akan digunakan untuk modal kerja konstruksi proyek perseroan di masa yang akan datang baik pada sektor swasta maupun Pemerintahan.

Kemudian, sebesar 3% sisanya akan digunakan untuk penelitian dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

2.Nasabah Mandiri Sekuritas Tumbuh 33%

Jumlah nasabah ritel pasar modal yang menggunakan jasa PT Mandiri Sekuritas tumbuh 33% secara tahunan sepanjang 2021 lalu. Pertumbuhan ini diiringi kenaikan jumlah transaksi daring dan total aset nasabah yang dikelola perusahaan.

Direktur Keuangan dan Operations Mandiri Sekuritas Heru Handayanto berkata, pada 2021 lalu jumlah nasabah Mandiri Sekuritas tumbuh ditopang kelompok umur milenial dan Gen Z. Jumlah investor ritel dari dua generasi ini di Mandiri Sekuritas mencapai 70%.

"Untuk investor ritel 2021 pertumbuhan cukup bagus. Jumlah nasabah kami tumbuh 33% di mana 70% adalah Milenial dan Gen Z. Transaksi yang dilaksanakan oleh investor ritel 90% melalui fasilitas online trading kami yaitu MOST," kata Heru.

Mandiri Sekuritas juga mencatat transaksi harian investor ritel pada 2021 tumbuh 54% secara tahunan. Kemudian, jumlah Rekening Dana Nasabah naik 43% dalam periode yang sama. Total aset yang dikelola Mandiri Sekuritas tumbuh lebih dari 16%. Jumlah ini merupakan gabungan dari aset portofolio dan kas dari investor.

3.BKDP & KONI Tak Lagi Dipantau Bursa, Level ARA Kembali Normal

Dua emiten baru saja keluar dari Daftar Efek Bersifat Ekuitas dalam Pemantauan Khusus oleh Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) dan PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP).

Mulai Kamis besok (10/3/2022), kedua emiten tersebut lepas dari sematan tanda "X" oleh otoritas bursa. Keduanya masuk ke dalam daftar pemantauan khusus regulator pada tanggal 8 Februari 2022 karena kategori 10, yaitu karena sahamnya disuspensi lebih dari sehari akibat kenaikan harga saham yang signifikan.

Dengan keluarnya kedua saham dari daftar pemantauan khusus, maka level kenaikan tertinggi harian alias Auto Rejection Atas (ARA) kedua saham akan kembali normal yakni 25%, naik dari saat masih berada di dalam pemantauan BEI di angka 10%.

4.Saham BPFI Sempat Melesat 10%

PT Batavia Prosperindo Finance Tbk (BPFI) melesat sepanjang perdagangan Rabu (9/3/2022). Ini terjadi seiring perusahaan asal Korea, Woori Card Co., Ltd, bakal mengakuisisi seluruh saham BPFI milik PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) senilai Rp 1 triliun.

PT Batavia Prosperindo Internasional Tbk (BPII) akan menjual seluruh kepemilikan sahamnya di BPFI kepada Woori Card Co., Ltd.

Dalam keterbukaan informasinya, BPII selaku pemilik atas 1.984.557.870 saham atau 74,22% dari seluruh modal yang telah disetor dalam BPFI, bersama dengan beberapa pemegang saham lainnya, pada tanggal 4 Maret 2022 telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat dengan Woori Card Co. Ltd selaku pembeli.

5.Saham BUMN Karya Terbang

Harga saham emiten BUMN Karya, beserta sejumlah emiten konstruksi lainnya, ditutup melesat pada perdagangan Rabu (9/3/2022). Kenaikan saham-saham tersebut terjadi seiring Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan melantik kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara besok, Kamis (10/3/2022).

Kabar kemajuan soal ibu kota anyar tersebut menjadi sentimen positif lantaran BUMN Karya nantinya akan dilibatkan dalam pengerjaan proyek pembangunan infrastruktur besar-besaran di IKN Nusantara tersebut.

Saham BUMN Karya kompak melesat, yakni ADHI, PTPP, WSKT, WIKA, dan JSMR. Saham ADHI memimpin klasemen, yakni 10,49% ke Rp 790/unit, di tengah nilai beli bersih asing Rp 2,36 miliar. Dengan ini, dalam sepekan saham ADHI naik 3,27%.

Selain saham ADHI, 4 emiten BUMN Karya juga ramai diborong asing. Saham PTPP mencatatkan beli bersih asing Rp 9,77 miliar. Harga sahamnya tercatat naik 10,44%.

Saham WSKT, WIKA dan JSMR juga masing-masing diborong asing secara berturut-turut sebesar Rp 3,42 miliar, Rp 5,40 miliar, dan Rp 9,45 miliar. Selain saham BUMN Karya, investor juga mengoleksi saham-saham emiten konstruksi swasta, seperti DGIK yang terkerek 6,71% dan ACST yang menguat 3,87%.

6.Deretan Artis Pernah Promosi Binomo Cs

Indra Kenz dan Doni Salmanan resmi telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kisruh investasi bodong binary option.

Selain Binomo yang mengangkat nama dan menyejahterakan Indra Kenz, platform lain termasuk Quotex yang pasarkan Doni Salmanan dan OctaFX yang pernah beberapa kali diendorse oleh selebritas Tanah Air.

Selain itu terdapat pula aplikasi lain seperti Olymp Trade, IQ Option, Weltrade hingga Urban FX Trade.

Tiga pekan lalu, Satgas Waspada Investasi (SWI) telah memanggil lima orang afiliator dan influencer yang diduga telah memfasilitasi produk binary option dan broker ilegal yang tidak terdaftar di Bappebti.

Selain dua yang telah ditetapkan jadi tersangka, tiga nama lainnya adalah Vincent Raditya, Erwin Laisuman dan 'Boy' Kenneth William.

Vincent Raditya merupakan seorang pilot dan YouTuber dengan jumlah pelanggan 6,01 juta, sedangkan di platform Instagram pengikutnya berjumlah 1,3 juta. Vincent masih aktif di Instagram, sedangkan di Youtube unggah terakhir dilakukan dua minggu lalu.

Erwin Laisuman memiliki pengikut nyaris mencapai 500 ribu di Instagram dan 300 ribu pelanggan di Youtube. Erwin tercatat tidak pernah lagi memposting foto di Instagram sejak 25 Januari lalu, sementara di YouTube hanya tersisa satu video yang diunggah tiga minggu lalu yang menyatakan bahwa ia "berhenti melakukan kegiatan transaksi di binary option."

Kenneth William yang menggunakan username @kenwilboyoriginal dan @kenwilboy memiliki total pengikut gabungan 425 ribu, saat ini akun Instagram miliknya dikunci. Sedangkan di YouTube dengan pelanggan 240 ribu, unggahan video terakhir dilakukan tiga minggu lalu.

7.PURE Bidik Groundbreaking Smelter Nikel Akhir Tahun Ini

PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE) menyebut kenaikan harga nikel tidak mempengaruhi kinerja badan usahanya. Justru, PURE menargetkan dapat melakukan groundbreaking smelter nikel di akhir tahun ini.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Utama PURE, Widodo Sucipto kepada CNBC Indonesia, Rabu (9/3/2022).

Widodo menjelaskan, naiknya harga nikel yang saat ini sudah menyentuh US$ 100.000 per ton tidak berpengaruh terhadap persediaan atau supply bahan baku di perusahaannya. Meski begitu, apabila kenaikan harga nikel terus berkepanjangan, biaya produksi diperkirakan juga akan ikut terkerek.

"Sampai saat ini belum ada dampak signifikan, tapi akan melihat beberapa bulan ke depan, apakah akan berlangsung terus, kalau berlangsung terus dampak ini akan terjadi," jelas Widodo.

Kendati demikian, kinerja perusahaannya, kata Widodo tak berpengaruh. PURE terus mendorong percepatan pengolahan bijih nikel kadar rendah dengan memanfaatkan teknologi Step Temperature Acid Leaching (STAL).


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Cek Ombak Yuk, Simak 8 Kabar Pasar Sebelum Trading Hari Ini


(vap/vap)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading