Intip Rahasia Perbankan Hadapi Turbulensi dan Normalisasi

Market - Eqqi Syahputra, CNBC Indonesia
08 March 2022 08:30
Banking Outlook

Jakarta, CNBC Indonesia - Pandemi Covid-19 menghantam berbagai sektor dan menimbulkan krisis multidimensi. Dari sisi kesehatan hingga keuangan merasakan dampak dari Covid-19, terutama karena pembatasan mobilitas masyarakat.

Meski demikian, sektor perbankan menjadi salah yang masih tetap berdiri kokoh dan menopang perekonomian. Sektor ini juga berperan penting dalam memulihkan stimulus ekonomi tanah air terutama untuk mendukung sektor riil, dari korporasi hingga UMKM.

Perannya dalam membantu UMKM, transformasi digital dalam industri perbankan, hingga penyediaan akses untuk membeli berbagai produk investasi menjadi beberapa alasan mengapa sektor bank tetap kokoh.


Meski begitu, ada berbagai tantangan yang masih harus dihadapi industri perbankan dalam masa pemulihan ekonomi ini. Normalisasi perpanjangan kebijakan restrukturisasi kredit hingga dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuat bank harus terus memperkuat pencadangan sampai waktu normalisasi itu tiba.

Lalu, bagaimana prospek ke depan bagi perbankan dengan adanya kebijakan ini?

Simak jawaban selengkapnya dalam CNBC Indonesia Banking Outlook 2022, dengan tema 'Kebangkitan Perbankan di Era Turbulensi dan Normalisasi'. Simak dialog eksklusif secara, LIVE! di CNBC Indonesia, Selasa (8/3/2022) pukul 12.00 - 13.35 WIB.

Dialog eksklusif ini akan menghadirkan Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Heru Kristiyana, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan Purbaya Yudhi Sadewa, dan Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Jahja Setiaatmadja.

Berbagai topik menarik akan dibahas dalam diskusi ini, mulai dari peran regulator untuk mendukung sektor perbankan, hingga strategi dan pandangan dari entitas bank.

Jangan ketinggalan dan saksikan secara langsung melalui live streaming hanya di CNBC TV dan cnbcindonesia.com





Artikel Selanjutnya

LPS Gimana Lanjut Relaksasi Pembayaran Denda Premi Ga?


(rah/rah)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading