The Fed Siap Naikan Bunga, Harga Tembaga Langsung Anjlok!

Market - Robertus Andrianto, CNBC Indonesia
27 January 2022 10:34
FILE PHOTO: Workers pour melted copper in a mould to make utensils and accessories inside a workshop in Srinagar March 27, 2014. REUTERS/Danish Ismail/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga tembaga dunia jatuh pada perdagangan pagi ini setelah Federal Reserve mengisyaratkan kenaikan suku bunga pada awal Maret.

Pada Kamis (27/1/2021) pukul 09:28 WIB harga tembaga dunia tercatat US$ 9.786/ton, turun 1,32% dibandingkan posisi kemarin.


Bank sentral Amerika Serikat (AS), Federal Reserve (The Fed) memberikan sinyal jelas akan menaikkan suku bunga Maret. Hal ini bakal dilakukan pertama kalinya pasca memangkasnya hingga nol akibat pandemi Covid-19.

Langkah The Fed tersebut akan mengakhiri era "easy money". The Fed menaikkan suku bunga guna memerangi inflasi AS yang merajalela meski diyakini harga akan mulai turun tahun ini.

"Saya akan mengatakan bahwa komite berkeinginan untuk menaikkan suku bunga acuan pada pertemuan Maret, dengan asumsi bahwa kondisinya sesuai untuk melakukannya," kata Ketua The Fed, Jerome Powell kepada wartawan seusai rapat FOMC, Rabu (26/1/2022) waktu setempat.

Kenaikan suku bunga AS dapat memangkas likuiditas di pasar keuangan dan mengurangi prospek pemulihan ekonomi. Ketika pemulihan ekonomi melambat, permintaan tembaga akan ikut menyusut. Ini karena tembaga digunakan oleh berbagai sektor strategis dalam pertutmbuhan ekonomi negara. Sektor peralatan sehari-hari, konstruksi, infrastruktur, transportasi, dan industrial adalah konsumen tembaga.

Sementara dolar AS yang lebih kuat membuat logam yang dijual dengan greenback lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Saat prospek pertumbuhan ekonomi melemah dan harga semakin mahal, maka permintaan untuk tembaga akan menjadi turun dan harga pun mengikuti.

TIM RISET CNBC INDONESIA


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Warning! JP Morgan Bilang Harga Tembaga Bearish


(ras/ras)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading