Akhirnya! Adhi Commuter Dijadwalkan Listing 23 Februari

Market - dhf, CNBC Indonesia
26 January 2022 16:50
IPO Adhi Commuter

Jakarta, CNBC Indonesia - Proses initial public offering (IPO) PT Adhi Commuter Properti Tbk terus lanjut. Setelah sebelumnya sempat tertunda, anak usaha PT Adhi Karya Tbk (ADHI) ini dijadwalkan melakukan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) atawa listing jelang akhir bulan depan.

Berdasarkan prospektus, Rabu (26/1/2022), Adhi Commuter Properti bakal listing dengan kode efek ADCP pada 23 Februari 2022. Ini merupakan tahapan terakhir setelah Adhi Commuter Properti menjalankan serangkaian proses penawaran umum.

Berikut rincian indikasi jadwal IPO Adhi Commuter Properti: 


- Masa penawaran awal: 27 Januari - 7 Februari
- Tanggal efektif: 14 Februari
- Masa penawaran umum: 15 Februari-21 Februari
- Tanggal Penjatahan: 21 Februari
- Distribusi secara elektronik: 22 Februari
- Listing: 23 Februari

Adapun terkait struktur penawaran saham tidak mengalami perubahan. Adhi Commuter Properti tetap melepas paling banyak 8,01 miliar saham atau setara 28,6% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Harga pelaksanaan IPO ditetapkan pada rentang Rp 130/saham hingga Rp 200/saham. Dus, Adhi Commuter Properti bakal meraup dana segar antara Rp 1,04 triliun-Rp 1,6 triliun melalui perhelatan IPO.

Rencana penggunaan dana IPO sebanyak 45% akan digunakan untuk pengembangan proyek eksisting dan proyek recurring milik perusahaan. Selanjutnya, 35% untuk akuisisi pengembangan lahan baru, dan sisanya 20% untuk pembayaran kembali sebagian pokok obligasi seri A milik perusahaan.

IPO Adhi Commuter Properti tertunda cukup lama mengingat perusahaan telah melakukan penawaran awal (book building) sejak awal Desember 2021 dan berencana tercatat di bursa pada 4 Januari 2022 lalu.

Corporate Secretary Adhi Commuter Properti Adi Sampurno mengatakan, penundaan tersebut diakibatkan ada sejumlah administrasi di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Kami menargetkan rencana IPO akan terealisasi di awal tahun ini, berjalan dengan proses dan ketentuan yang berlaku sesuai dengan arahan dari OJK," terang Adi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Bersiap IPO, Adhi Commuter Bakal Akusisi Lahan Baru Rp 574 M


(dhf/vap)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading