Ada yang Menahan, IHSG Batal Ambruk 1%

Market - Putra, CNBC Indonesia
24 January 2022 11:15
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambles 1% ke level pada perdagangan jelang penutupan sesi satu perdagangan hari ini, Senin (24/1/2022). IHSG sempat terkoreksi 1,01% ke level 6.658,72 sebelum memangkas tipis koreksi ke area 6.665,22 atau level penurunan 0,90%.

Pergerakan IHSG mengekor bursa saham Asia yang pagi ini terbenam di zona merah serta Wall Street yang anjlok tajam pekan lalu.

DI kawasan Benua Kuning, pelemahan terparah dialami oleh indeks Hang Seng Hong Kong dengan koreksi 1,17%.


Dari global, tiga indeks saham Wall Street kembali anjlok signifikan pada perdagangan terakhir pekan lalu. Indeks Dow Jones drop 1,30%, kemudian indeks S&P 500 drop 1,89%. Paling parah Nasdaq Composite yang terjungkal dengan koreksi 2,72%.

Bank sentral AS (The Fed) juga akan menggelar rapat komite pengambil kebijakan (FOMC) tepatnya pada 25-26 Januari 2022.

Dengan inflasi di AS yang terus membandel, pasar memperkirakan The Fed bakal agresif dalam mengetatkan kebijakan moneternya.

The Fed diperkirakan bakal menaikkan suku bunga acuan 4-5 kali di tahun 2022. Setelah itu bank sentral AS juga diprediksi akan menempuh kebijakan moneter kontraktif dengan mereduksi ukuran neracanya (balance sheet).

Selain dua sentimen di atas, perkembangan pandemi Covid-19 juga masih akan menjadi cermatan. Semua disebabkan karena meluasnya infeksi varian baru Covid-19 Omicron.

Sejak ditemukan pada akhir November tahun lalu, kasus harian Covid-19 secara global naik sampai 4x dan sekarang tembus angka 3 juta per hari.

Sementara itu di dalam negeri, kasus infeksi harian Covid-19 meningkat hampir 18x sejak awal tahun. Hingga saat ini secara kumulatif ada 1.161 kasus konfirmasi Omicron ditemukan di Indonesia.

Setelah ditelusuri, lebih banyak infeksi yang ditemukan akibat imported case yang mengindikasikan sumbernya lebih banyak dari luar negeri.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Sempat Dibuka Hijau, IHSG Sempat Sentuh Rekor Lagi


(trp)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading