Dana IPO BUKA Mengendap, Ada yang di Deposito Berbunga 4,23%

Market - Dityasa Hanin Forddanta, CNBC Indonesia
13 January 2022 18:15
Bukalapak (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki) Foto: Bukalapak (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mendapat pernyataan efektif initial public offering (IPO) pada 6 Agustus 2021. Memasuki enam bulan setelah IPO, dana segar yang terkumpul rupanya masih mengendap.

Berdasarkan keterbukaan informasi, Kamis (13/1/2022), Bukalapak baru menggunakan Rp 1,71 triliun dari total perolehan bersih IPO Rp 21,32 triliun. Artinya, realisasi penggunaan dana IPO Bukalapak masih kurang dari 10%, tepatnya baru sekitar 8%.

Sejauh ini, Bukalapak baru merealisasikan dana hasil IPO untuk modal kerja perusahaan. Serapan ini menjadi yang terbesar mengingat serapannya mencapai Rp 1,17 triliun.


Serapan terbesar kedua disusul oleh modal kerja untuk entitas anak, yakni PT Buka Mitra Indonesia. Serapan untuk anak usaha ini sebesar Rp 527 miliar.

Sementara, realisasi untuk modal kerja PT Buka Pengadaan Indonesia Rp 20 miliar.

Bukalapak sebelumnya telah menetapkan alokasi penggunaan dana hasil IPO untuk modal kerja di level induk hingga anak usaha. Alokasi modal kerja di level induk sebesar Rp 7,04 triliun.

Sedang rencana alokasi modal kerja untuk Buka Mitra Indonesia Rp 3,2 triliun. Modal kerja untuk PT Buka Usaha Indonesia memiliki besaran yang sama.

Alokasi untuk modal kerja Buka Investasi Bersama, Buka Pengadaan Indonesia, dan Bukalapak Pte.Ltd masing-masing Rp 213,26 miliar. Jumlah yang sama juga dialokasikan untuk Five Jack.

Sisa Rp 7,04 triliun dialokasikan untuk pengembangan usaha dan modal kerja selain yang sudah disebutkan sebelumnya.

Manajemen Bukalapak membenamkan dana hasil IPO yang belum terpakai ke instrumen reksadana, giro dan deposito dengan bunga atau bagi hasil yang bervariasi, antara 0,22%


hingga 3,10% per tahun. Sebagian dana yang belum terpakai bahkan ada yang diletakan ke deposito dengan bunga 4,23%.


[Gambas:Video CNBC]

(dhf/dhf)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading