Soal Batu Bara, Indonesia Bisa 'Skakmat' Dunia!

Market - Hidayat Setiaji, CNBC Indonesia
11 January 2022 16:09
Pekerja melakukan bongkar muat batubara di Terminal Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (6/1/2022). Pemerintah memutuskan untuk menyetop ekspor batu bara pada 1–31 Januari 2022 guna menjamin terpenuhinya pasokan komoditas tersebut untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) milik PLN dan independent power producer (IPP) dalam negeri. Kurangnya pasokan batubara dalam negeri ini akan berdampak kepada lebih dari 10 juta pelanggan PLN, mulai dari masyarakat umum hingga industri, di wilayah Jawa, Madura, Bali (Jamali) dan non-Jamali. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara bergerak 'liar' akhir-akhir ini. Adalah Indonesia yang membikin harga si batu hitam tidak keruan.

Kemarin, harga batu bara di pasar ICE Newcastle (Australia) ditutup di US$ 170/ton. Ambles 3,95% dibandingkan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Pada perdagangan sebelumnya, harga batu bara berkurang 1,67%. So, dalam dua hari perdagangan harga komoditas ini ambrol 5,55%.


Akan tetapi, belum lama ini harga batu bara sempat melonjak tajam. Bahkan pada 6 Januari 2022, harga naik naik 11,35% dalam sehari. Ini adalah kenaikan harian tertinggi sejak 3 November 2021.

Sebelum naik 11,35%, harga batu bara naik masing-masing 0,34% dan 6,37%. Jadi dalam tiga hari harga melesat 18,85%.

Dunia 'Kecanduan' Batu Bara Indonesia
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2 3
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading